Home Warta Nasional Banten Raya Tokoh Fragmen Sejarah Keislaman Ubudiyyah Syariah Tauhid Khutbah Doa Serba-Serbi

LPBI NU Kota Tangerang Sumbang Bahan Dapur untuk Posko Solidaritas

LPBI NU Kota Tangerang Sumbang Bahan Dapur untuk Posko Solidaritas
Maryasin dan Koordinator Posko Dapur Solidaritas. (Foto : Istimewa)
Maryasin dan Koordinator Posko Dapur Solidaritas. (Foto : Istimewa)

Kota Tangerang, NU Online Banten

Terik siang bolong tak melunturkan semangat Maryasin mengantar bantuan untuk Dapur Solidaritas yang didirikan PAC IPNU Batuceper. Ia bersama seorang temannya menerobos terik panas jalanan sembari membawa puluhan kresek berisi sayuran. Ahad (18/7).

 

Beberapa bulan ini sebaran Covid-19 kian masif. Sebagian masyarakat terdampak secara ekonomi. Keresahan itu membuat Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PAC IPNU) kecamatan Batuceper gotong royong mendirikan Dapur Solidaritas. Guna membantu masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri.

 

Ketua IPNU Batuceper Ervin Suyono bercerita, keberadaan dapur solidaritas diwilayahnya mendapatkan antusias masyarakat yang sangat positif. Bahkan beberapa RW dan RT pun melakukan koordinasi dengan relawan Posko Dapur Solidaritas untuk pendataan warga yang positif Covid-19. 

 

Ervin juga merasa prihatin, karena ada beberapa warga yang meninggal karena terlambat mendapatkan pertolongan. Menurut Ervin sebagian masyarakat masih khawatir untuk lapor kepada RT dan RW. Karena sebagian masyarakat belum memahami dan tidak teredukasi secara penuh perihal Covid-19. Akibatnya ada warga tidak terdata dan terlambat mendapatkan penanganan.

 

“Pandemi Covid-19 adalah momentum untuk saling menguatkan satu sama lain.” Kata Ketua Lembaga Penanggulangan Bencana dan Iklim (LPBI) NU Kota Tangerang Maryasin.

 

Ia mengapresiasi rekan-rekan IPNU Batuceper atas pengabdian nyata kepada masyarakat. Menurut Maryasin, aktualisasi inilah yang sebetulnya perlu untuk dilakukan. Membantu masyarakat dari hal terkecil, mengirim makanan kepada masyarakat yang menjalani isolasi mandiri.

 

Lelaki lulusan UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten ini mengajak kepada masyarakat untuk melindungi, menjaga, menguatkan dan membantu satu sama lain. Butuh kebersamaan dalam menghadapi pandemi. Melakukan solidaritas dan kesadaran kolektif untuk meminimalisir sebaran Covid-19.

 

Maryasin mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik. Dan mencerna informasi yang dapat dipertanggung jawabkan. Sebaran informasi liar di media sosial soal Covid-19 ini sangat berbahaya. Berkonsultasi kepada pihak-pihak yang berkompeten dan memahami betul soal medis. 

 

Ia mengibaratkan kalau bertanya soal mesin mestinya kepada montir. Bukan kepada tukang juru masak. Memahami informasi yang keliru bisa mengakibatkan pada hal-hal yang tidak diinginkan.
 

 

Editor : Ari Hardi