Home Warta Nasional Banten Raya Tokoh Fragmen Sejarah Keislaman Ubudiyyah Syariah Tauhid Khutbah Doa Serba-Serbi

Sah, Pengurus RMI-NU Tangsel Resmi Dilantik

Sah, Pengurus RMI-NU Tangsel Resmi Dilantik
KH Abdullah Mas'ud melantik pengurus (Dokumentasi : Istimewa)
KH Abdullah Mas'ud melantik pengurus (Dokumentasi : Istimewa)

Tangerang Selatan, NU Online Banten

Pengurus Cabang Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU) Tangerang Selatan masa khidmat 2020-2025 resmi dilantik. Bertemakan 'Membangun Peradaban dan Kemandirian Pesantren'. Acara diselenggarakan di Hotel Sapphire Sky BSD, Tangerang Selatan, Banten. (10/6).

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tangerang Selatan, KH Abdullah Mas'ud memberi arahan. Setiap program Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU) harus visioner dan terukur. Untuk mewujudkan itu, RMI-NU harus bangun dan segera bangkit dari tidur panjangnya.

"Mengkonsoliadasikan pengurus, karena masih banyak pekerjaan rumah RMI-NU dalam membangun peradaban dan kemandirian ekonomi pesantren." Terang KH Abdullah Mas'ud.

Pada kepengurusan yang baru dilantik. PCNU Tangerang selatan menunjuk KH Muhammad Alvi Firdausi untuk menakhodai RMI-NU.

Mengaminkan apa yang diarahkan Ketua PCNU Tangerang Selatan. Gus Alvi berkomitmen mengoptimalkan peran RMI-NU dalam beberapa programnya. Diantaranya adalah melakukan pendataan pesantren dilingkungan Tangerang Selatan.  Melalui data yang akurat, akan melahirkan program-program yang menyentuh dan melejitkan ruh pesantren di Tangerang Selatan.

Lanjutnya, Ia mendorong penguatan jaringan antar pesantren untuk menopang kemandirian ekonomi pesantren. Dengan begitu, Kemandirian ekonomi pesantren akan membuat marwah pesantren terjaga.

"Penanaman pohon Sawo menjadi penanda sekaligus pengingat. Bahwa pohon sawo menjadi simbol perjuangan para pejuang kemerdekaan bangsa Indonesia dan Nahdlatul Ulama." Ujar Gus Alvi.

Sementara itu, Pembina RMI-NU Tangerang Selatan, KH Muslihuddin menambahkan. Peran RMI harus bisa menjadi penggerak. Membangun sinergitas antar pesantren seluruh Tangerang Selatan. Supaya bisa melahirkan pesantren yang mandiri dan berdaulat.


Kontributor : Arfan
Editor : Ari Hardi Hakim