Home Warta Nasional Banten Raya Tokoh Fragmen Sejarah Keislaman Ubudiyyah Syariah Tauhid Khutbah Doa Serba-Serbi

Innalillahi, Mustasyar PCNU Kota Tangerang Tutup Usia

Innalillahi, Mustasyar PCNU Kota Tangerang Tutup Usia
Flyer duka PCNU Kota Tangerang, (Foto : Istimewa)
Flyer duka PCNU Kota Tangerang, (Foto : Istimewa)

Kota Tangerang, NU Online Banten
Keluarga besar Nahdlatul Ulama Kota Tangerang kembali dihinggapi duka cita. Ulama kharismatik, Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang KH Edi Junaedi Nawawi meninggal dunia, pada Rabu (15/9).

 

KH Edi Junaedi Nawawi diketahui tidak sadarkan diri setelah memberikan sambutan saat mengikuti Rapat Kerja Daerah (Rakerda) MUI ke satu. Ketua MUI KH Baijuri Khatib menceritakan, Kiai Edi Junaedi Nawawi meninggal dunia saat posisi duduk di bangku. Ketika itu, Almarhum duduk setelah sambutan Rapat Kerja (Raker) MUI di Gedung Majelis, Kota Tangerang.

 

Ketika sambutan Ketua MUI berlangsung, Kiai Baijuri memberhentikannya, Akibatnya Rakerda ditunda dan KH Edi Junaedi dibawa menuju rumah sakit terdekat, Namun KH Edi Junaedi sudah dalam keadaan meninggal dunia.

 

Ketua MUI Kota Tangerang KH Baijuri mengamati Kiai Edi Junaedi tidak nampak sakit. Bahkan masih sempat bersenda gurau dan memberikan wasiat dalam sambutannya pada Rakerda MUI. 

 

“Kondisi sudah berusia 84 tahun, tapi tidak kelihatan tanda-tanda sakit,” Kata KH Baijuri.

 

Direncanakan Jenazah KH Edi Junaedi akan dishalatkan di Masjid Al Azhom, setelahnya dikebumikan di tempat pemakaman umum Encle, Sukasari, Kota Tangerang.

 

Ketua PCNU Kota Tangerang KH Dedi Mahfudin menyampaikan duka cita yang sangat mendalam. Menurutnya, Sosok Kiai Edi adalah sosok orang tua yang dijadikan contoh oleh semua tokoh agama di Kota Tangerang. Tak hanya itu, sosok Kiai Edi merupakan Ulama dan Guru panutan di semua kalangan.

 

“Semoga kita semua yang ditinggalkan, bisa mengikuti dan meneladani kebaikan dalam keistiqomahan semasa hidupnya. Mewakili Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Tangerang turut berduka cita yang sangat mendalam.” Doa KH Dedi Mahfudin.


Editor : Ari Hardi