Home Warta Nasional Banten Raya Tokoh Fragmen Sejarah Keislaman Ubudiyyah Syariah Tauhid Khutbah Doa Serba-Serbi

Ini Tiga Waktu Dikabulkannya Do’a di Bulan Ramadhan

Ini Tiga Waktu Dikabulkannya Do’a di Bulan Ramadhan
Saat berbuka pause adalah salah satu waktu mustajabah berdoa.
Saat berbuka pause adalah salah satu waktu mustajabah berdoa.

Bulan Ramadhan merupakan waktu yang sangat istimewa dan penuh keberkahan. Di bulan suci inilah, para malaikat turun ke muka bumi. Selain itu, pintu-pintu langit terbuka lebar bagi siapa saja hamba Allah yang berdo’a kepada-Nya. Jadi tak heran bulan ini mempunyai waktu-waktu mustajab (dikabulkannya do’a).

 

1. Waktu Sahur

 

Rasulullah SAW bersabda:

 

 

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي، فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

 

 

Artinya: “Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” [HR. Bukhari, no. 1145 dan Muslim, no. 758].

 

 

Sudah diketahui bersama bahwa sepertiga malam adalah waktu dikabulkannya do’a dan waktu paling utama untuk melakukan ibadah lainnya, seperti solat tahajud . Jika biasanya orang-orang terlelap tidur, susah untuk bangun melakukan solat tahajud dan berdo’a di malam hari, lain halnya di bulan Ramadan ini. Mereka  terjaga di waktu sahur untuk menyantap makanan sebagai energi puasa sehari penuh di esok harinya. Waktu sahur ini sama dengan waktu sepertiga malam. Jadi, di bulan Ramadan umat muslim sangat beruntung bisa terjaga di malam hari sehingga bisa memanfaatkan waktu sahur ini untuk berdo’a dan ibadah lainnya.

 

 

2. Saat Berpuasa

 

Rasulullah SAW bersabda:

 

ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا اللَّهُ فَوْقَ الْغَمَامِ وَيَفْتَحُ لَهَا أَبْوَابَ السَّمَاءِ وَيَقُولُ الرَّبُّ وَعِزَّتِي لَأَنْصُرَنَّكِ وَلَوْ بَعْدَ حِينٍ

 

 

Artinya: "Tiga orang yang do'a mereka tidak tertolak, yaitu; seorang yang berpuasa hingga berbuka, seorang imam (penguasa) yang adil dan do'anya orang yang di dzalimi. Allah akan mengangkat do'anya ke atas awan, dan membukakan baginya pintu-pintu langit, seraya berfirman: "Demi kemuliaan-Ku, sungguh Aku akan menolongmu meski beberapa saat lamanya." [H.R. Imam Tirmidzi 3522]

 

 

Imam Nawawi rahimahullah dalam Al-Majmu’ mengatakan bahwa orang yang sedang berpuasa dianjurkan untuk memperbanyak do’a

 

 

يُسْتَحَبُّ لِلصَّائِمِ أَنْ يَدْعُوَ فِي حَالِ صَوْمِهِ بِمُهِمَّاتِ الْآخِرَةِ وَالدُّنْيَا لَهُ وَلِمَنْ يُحِبُّ وَلِلْمُسْلِمِينَ

 

 

Artinya: “Disunnahkan bagi orang yang berpuasa untuk berdoa dalam keadaan sedang berpuasa, dengan berbagai hajat akhirat dan hajat duniawi. Juga mendoakan orang-orang yang ia cintai dan mendoakan kaum Muslimin.”[Imam Nawawi, Al- Majmu’ Syarh Muhadzdzab, Daar El Fikr, Juz 6, hal. 375]

 

 

Dari keterangan di atas, dapat diketahui terdapat tiga orang yang do’anya akan dikabulkan. Salah satunya adalah orang yang sedang berpuasa. Ia bisa berdo’a untuk keinginannya di dunia maupun di akhirat nanti. Tak hanya berdo’a mengharap kebaikan untuk dirinya sendiri, alangkah baiknya ketika ia  mendo’akan orang-orang yang ia cintai dan muslimin.

 

 

3. Saat Berbuka Puasa

 

 

Rasulullah SAW bersabda:

 

إِنَّ للصَائِم عِنْدَ فِطْرِهِ لَدَعْوَةً مَا تُرَدُّ

 

 

Artinya: "Sungguh orang yang berpuasa mempunyai do`a yang dikabulkan dan tidak akan ditolak tatkala berbuka puasa. " [HR Ibnu Majah no. 1743]

 

 

Berdasarkan pemaparan di atas, diketahui bahwasanya bulan Ramadan memberikan umat Islam kesempatan lebih banyak waktu-waktu dikabulkannya do’a. Semoga kita bisa memaksimalkan kesempatan ini. Aamiin. Wallahu A’lam

 

Suci Amalia, Penulis adalah Mahasiswi FDI UIN Jakarta