Home Warta Nasional Banten Raya Tokoh Fragmen Sejarah Keislaman Ubudiyyah Syariah Tauhid Khutbah Doa Serba-Serbi

Bantu Proses kedatangan Santri, RMI Tangsel lakukan Pendampingan Pesantren

Bantu Proses kedatangan Santri, RMI Tangsel lakukan Pendampingan Pesantren
Ketua PCNU Tangsel, KH Abdullah Mas'ud saat melakukan pengecekan Medical Center. (Foto : Istimewa)
Ketua PCNU Tangsel, KH Abdullah Mas'ud saat melakukan pengecekan Medical Center. (Foto : Istimewa)

Tangerang Selatan, NU Online Banten
Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyyah (RMI) Tangerang Selatan KH Alvi Firdausi mengatakan, Pencegahan penularan virus Covid-19 kini harus begitu masif. Ia mengungkapkan beberapa tahun terakhir,  ulama dan Kiai sepuh wafat secara bergiliran dipanggil sang pencipta. Menurut data yang dihimpun oleh Rabithah Ma'ahid Islamiyyah PBNU. Setidaknya data nasional termasuk para ulama di Tangerang Selatan, terhitung sudah 584 ulama yang wafat selama masa pandemi Covid-19.
 

Pimpinan Pesantren Altsaniyah ini berpandangan perlu menjadi konsen Pengurus RMI Kota Tangerang Selatan untuk berikhtiar. Bersama masyarakat dan civitas Pondok Pesantren untuk menjaga para Kiai dan pimpinan pesantren. Serta menjaga kaderisasi Kiai dan calon ulama yang saat ini sedang berjuang di pesantren, belajar berbagai disiplin keilmuan tafaquh fiddin yang kelak akan meneruskan tradisi keimanan, keilmuan dan kemasyarakatan para kiai.
 

Dalam rangka menyambut kedatangan para kader penerus ulama. Penyemprotan disinfektan dan pembagian masker untuk para santri dilakukan atas kerjasama NU Tangsel Peduli Kemanusiaan, NU Care-LAZISNU, RMI Tangerang Selatan, para donatur dan pihak pesantren Jamiyyah Islamiyyah. Minggu (18/7).
 

Komandan Satgas NU Peduli Kemanusiaan Ahmad Syamsudin memaparkan, bahwa penyemprotan ini diharapkan dapat menghilangkan berbagai macam bakteri dan virus yang dikhawatirkan dapat menganggu kesehatan lingkungan pesantren termasuk para santri. Lokasi penyemprotan sendiri terdiri dari asrama santri, masjid, aula, kantin dan ruang kelas serta area-area publik dilingkungan pesantren.
 

“Alhamdulillah hari ini kita tidak hanya sowan ke Ponpes Jam’iyyah Islamiyyah namun juga dapat melakukan kolaborasi program-program kepesantrenan. Sudah menjadi tugas dan kewajiban kita untuk menjaga para Kiai dan santri agar tetap sehat selalu selama masa pandemi”, Ujar Ketua PCNU Tangsel KH Abdullah Mas’ud Tangsel disela-sela kegiatan.
 

Ditempat yang sama, Koordinator Satgas Covid-19 Fikri Hakim menyampaikan apresiasinya terkait kegiatan RMI dan NU Tangsel Peduli Kemanusiaan. Ia berharap seluruh pesantren di Tangsel dapat menjadi bagian dari RMI NU Tangsel. Dan berkolaborasi dalam berbagai program kepesantrenan termasuk kegiatan hari ini. Pendirian NU Care Medical Center sudah berjalan dengan baik di pesantren. Hal ini sangat membantu tidak hanya civitas pesantren namun juga masyarakat sekitar pesantren.
 

Sekretaris RMI Tangsel yang juga sebagai Direktur Pendidikan & Pengembangan Pesantren Darul Hikmah Bandar, Irfan Ahmad. Disela-sela kegiatan dan pengecekan ruangan Medical Center menyampaikan. Bahwa NU Care Medical Center yang ada di pesantren ini tidak sembarang. Dan tidak sama dengan yang ada di tempat lain. Ada nilai plus bagi yang berobat kesini karena para nakes dan dokternya lulusan pesantren. Kalau dokter dan perawatnya santri, sebelum melakukan tindakan minimal membaca bissmillah dan Al-Fatihah dahulu. Dan ini jarang didapatkan di medical center diluaran sana.
 

"Kami siap berkolaborasi dengan para pimpinan pesantren di bawah naungan RMI. Para nakes dan dokter siap mengabdi memberikan layanan kesehatan civitas pesantren dan masyarakat sekitar pesantren." Imbuh Ketua LKNU Tangsel Surotul Ilmiyah.
 

Kegiatan ini dihadiri Ketua PCNU Kota Tangsel, KH Abdullah Mas’ud, Pimpinan Ponpes Jam’iyyah Islamiyyah Gus Fikri Hakim, Ketua RMI Kota Tangsel KH Muhammad Alvi Firdausi, Sekretaris RMI NU Tangsel Ustadz Irfan Ahmad, Wakil Ketua RMI Kiai Taufik S Mahmud, Ketua Satgas NU Tangsel Peduli Kemanusiaan Ahmad Syamsuddin, Sekteratis NU Care-LAZISNU Tangsel Ahmad Afifuddin Al-Amin, dan Wakil Sekretaris PCNU Tangsel Gus Rizki Subagio.


 

Editor : Arfan