• logo nu online
Home Banten Raya Ubudiyyah Warta Nasional Fragmen Keislaman Syariah Tauhid Tokoh Khutbah Sejarah Doa Opini Hikmah Pendidikan Islam Wisata Religi NU Preneur
Minggu, 3 Juli 2022

Banten Raya

MWCNU Cikande Gelar PKPNU Angkatan Kedua

MWCNU Cikande Gelar PKPNU Angkatan Kedua
Pendidikan Kader Nahdlatul Ulama (PKPNU) yang diadakan oleh MWCNU Kecamatan Cikande. (Foto: Taufik Hidayat At-Tanari)
Pendidikan Kader Nahdlatul Ulama (PKPNU) yang diadakan oleh MWCNU Kecamatan Cikande. (Foto: Taufik Hidayat At-Tanari)

Kabupaten Serang, NU Online Banten

Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Serang, KH Djundan Djanapi menyampaikan. Nahdlatul Ulama sebagai organisasi Islam terbesar di dunia, bukanlah sebuah organisasi kemasyarakatan biasa pada umumnya. Sebuah organisasi masyarakat yang sangat baik menjadi wadah untuk memperbaiki diri.

 

Hal tersebut disampaikan olehnya pada saat pembukaan Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKPNU) Angkatan Kedua yang diselenggarakan selama tiga hari oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Cikande bertempat di Pondok Pesantren Nurul Fatah Pasirmindi, Cikande, Kab Serang, Banten, pada Jum'at (28/01/2022).

 

Mama Djundan, sapa akrabnya, mengungkapkan, melalui pendidikan kader Nahdlatul Ulama ini diharapkan dapat mencetak kader yang tangguh, militan, berdedikasi, loyalitas, dan royalitas. Tak hanya itu, seorang kader NU juga diharapkan memiliki ghiroh, fikroh, dan harokah Nahdlatul Ulama untuk kemaslahatan masyarakat.

 

“Disini kalian bukan untuk memperbaiki Nahdlatul Ulama karena NU adalah organisasi baik dan akan tetap baik, tetapi perbaikilah diri kalian agar pantas untuk masuk NU.” tegasnya.

 

Sementara itu, Koordinator Wilayah PKPNU Provinsi Banten Kiai Hubab Nafi Nu'man mengatakan, sejak kelahiran Nahdlatul Ulama. Tidak sedikit peranan dan partisipasinya dalam mengkampanyekan Ukhuwah Islamiyyah, Ukhuwah Insaniyyah dan Ukhuwah Wathaniyyah.

 

“Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama merupakan sarana kaderisasi Nahdlatul Ulama yang yang menggandeng seluruh unsur masyarakat." Ujarnya

 

Kiai Hubab menambahkan, PKPNU ini juga menjadi momentum silaturrahim antar kiai, habaib, hujaj dan asatidz. Selain itu sebagai bentuk tasyakur pergerakan Nahdlatul Ulama yang menjadi organisasi terbesar dan sudah berumur hampir satu abad yakni 96 tahun.

 

Masih ditempat yang sama, Ketua Tanfidziyah Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama Kecamatan Cikande Kiai Aang Anharudin menguraikan. Bahwa pendidikan kader penggerak bukan hanya sebuah pendidikan semata, melainkan sebagai jembatan Nahdliyin untuk menyambung sanad keilmuan sampai kepada Sayyidina Rasulullah SAW.

 

“Agenda kaderisasi ini merupakan sebuah kaderisasi dari tubuh NU yang akan meningkatkan fikroh, harokah, ghiroh untuk menjadi penggerak dan menggerakan Nahdlatul Ulama di lingkungan masyarakat.” Tutur Kiai Aang.

 

Ketua Panitia PKPNU Jumri, mengatakan agenda kaderisasi ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh MWC NU Kecamatan Cikande dalam mencetak generasi yang militan dan solid. Kegiatan Pendidikan Kader Penggerak ini nantinya akan dididik dan dibina untuk menggerakan NU di lingkungan masyarakatnya masing-masing.

 

Jumri mengungkapkan terimakasih kepada komunitas sayap juang NU yakni Mamang Bibi Banten. Karena selalu support, dan mendukung penuh setiap kegiatan NU di Pondok Pesantren Nurul Fatah dan di wilayah Kecamatan Cikande. 

 

"Dan saya berterimakasih kepada para donatur yang telah mensukseskan acara ini dengan dihadiri oleh 166 peserta dari berbagai daerah di Provinsi Banten," tutupnya.

 

Berlangsung khidmat, acara turut dihadiri Mustasyar PCNU kabupaten Serang KH Djundan Djanapi, Korwil PKPNU Banten Kiai Hubab Nafi Nu'man, Rais Syuriah MWCNU Kecamatan Cikande Kiai Tobyani, Katib Syuriah MWCNU Kecamatan Cikande Kiai Sopian Saori, Ketua Tanfidziyah MWCNU Jayanti KH Munawwar Djanafi, Katib Syuriah MWCNU Cisoka Ustadz Muhamad Endi, Ketua Tanfidziyah MWCNU Cisoka Kiai Sururi dan seluruh Kader PKPNU di daerah Kabupaten Serang.

 


Kontributor: Taufik Hidayat at-Tanari
Editor: Arfan Effendi


Banten Raya Terbaru