• logo nu online
Home Banten Raya Ubudiyyah Warta Nasional Fragmen Keislaman Syariah Tauhid Tokoh Khutbah Sejarah Doa Opini Hikmah Pendidikan Islam Wisata Religi NU Preneur
Senin, 30 Januari 2023

Banten Raya

KPBB Wadah Koperasi Primer Pesantren Se-Banten

KPBB Wadah Koperasi Primer Pesantren Se-Banten
Pertemuan KKB di Serang Banten, Rabu (5/5). (Foto: istimewa)
Pertemuan KKB di Serang Banten, Rabu (5/5). (Foto: istimewa)

Serang, NU Online

Pengasuh Pesantren Technopreneur As-Shofa, Tangerang, Banten Gus Nurrohman didaulat sebagai Ketua Koperasi Sekunder Pesantren Banten. Hal itu diungkapkan Ketua Hebitren, KH Ali Su'udi pascapertemuan yang berlangsung di Pesantren an-Nawawi Tanara, Serang, Rabu (5/5).

 

Pertemuan dihadiri RMI PWNU Banten, Hebitren Banten, dan SimaC, serta perwakilan 50 pesantren se-Banten. Diketahui Gus Nurrohman juga adalah CEO Kopi Abah sekaligus Presdir SimaC.

 

Menurut KH Ali Su'udi, koperasi sekunder ini dinamakan Koperasi Pesantren Banten Bersatu (KPBB) yang akan menjadi wadah bagi koperasi-koperasi primer yang sudah ada di pesantren di Banten.

 

"Koperasi KPBB ini wadah bagi  koperasi-koperasi primer yang sudah ada di pesantren di Banten. Kita akan satukan potensi-potensi koperasi ini menjadi kekuatan ekonomi yang unggul dan berdayaguna untuk mengakselerasikan perkembangan ekonomi pesantren dan masyarakat sekiitar untuk mencapai kemandirian pesantren," terangnya.

 

Pertemuan ini, lanjut KH Ali Su'ud, merupakan tindak lanjut dari MoU antara ketiga lembaga yang ditandatangani beberapa waktu lalu di Jakarta.

 

"Sebelum ini kita sudah tandatangani MoU antara kami, RMI (Banten) dan SimaC di Jakarta. Ini lanjutan," lanjutnya.

 

Acara di mulai dengan pemaparan strategi membangun ekonomi pesantren  yang dipaparkan oleh Gus Syauqi Ma'ruf Amin.

 

Dalam pemaparannya Gus Syauqi menjelaskan pentingnya pengetahuan akan kondisi kebutuhan pasar akan setiap produk yang akan di produksi. Selain itu, Gus Syauqi, mendorong koperasi ini untuk bersinergi dengan program-program pemerintah, swasta dan BUMN. 

 

Editor: Kendi Setiawan


Banten Raya Terbaru