• logo nu online
Home Banten Raya Ubudiyyah Warta Nasional Fragmen Keislaman Syariah Tauhid Tokoh Khutbah Sejarah Doa Opini Hikmah Pendidikan Islam Wisata Religi NU Preneur
Rabu, 30 November 2022

Banten Raya

Rijalul Ansor Cipondoh Bimbing Pemuda Ucap Dua Kalimat Syahadat

Rijalul Ansor Cipondoh Bimbing Pemuda Ucap Dua Kalimat Syahadat
Ketua PAC GP Ansor Cipondoh dan Ketua Rijalul Ansor membimbing pemuda ucap dua kalimat syahadat. (Foto: Istimewa)
Ketua PAC GP Ansor Cipondoh dan Ketua Rijalul Ansor membimbing pemuda ucap dua kalimat syahadat. (Foto: Istimewa)

Kota Tangerang, NU Online Banten

Ketua Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor kecamatan Cipondoh, Ustadz Syarif Hidayatullah membimbing seorang pemuda mengucapkan dua kalimat syahadat, pada Rabu (11/5) malam, di Majelis Taklim Izzul Furqon, Cipondoh, Kota Tangerang. 

 

Ustadz Syarif Hidayatullah membimbing Willy Kurniawan maemantapkan hatinya mengucap dua kalimat syahadat untuk masuk agama Islam disaksikan pengurus PAC GP Ansor kecamatan Cipondoh. 

 

Ustadz Syarif menyampaikan, pemuda tersebut langsung diberi nama Ahmad Willy Kurniawan. Selain itu, Ahmad Willy Kurniawan menyatakan kepada Ustadz Syarif, sangat tertarik dan nyaman dengan agama Islam. 

 

Ahmad Willy Kurniawan menyatakan keinginannya untuk mendalami agama Islam dengan sungguh-sungguh. Ia berharap selalu ingin dibimbing oleh Rijalul Ansor kecamatan Cipondoh. 

 

Sementara, Ketua PAC GP Ansor Cipondoh Masturopal mengungkapkan suka cita atas mualafnya Ahmad Willy Kurniawan. "Masih di suasana Idul Fitri, alhamdulillah ada saudara kita yang mendapatkan hidayah untuk membaca 2 kalimat syahadat," Ujar Masturopal. 

 

Masturopal bercerita, Ahmad Willy menuturkan kepadanya sejak sekolah ingin segera mengucapkan dua kalimat syahadat. Namun begitu, Masturopal mendoakan agar yakin dan bisa istiqomah dalam menekuni dan mendalami Islam. 

 

"Semoga apa yang dia pilih ini jalan terbaik yang sudah dipilihnya dan semoga terus belajar lebih dalam untuk mengenal Islam dengan ngaji langsung kepada ustadz atau Kiai, jangan melalui media sosial yang tidak bisa di pertanggungjawabkan keilmuannya." Harap Masturopal.


Editor:

Banten Raya Terbaru