• logo nu online
Home Banten Raya Ubudiyyah Warta Nasional Fragmen Keislaman Syariah Tauhid Tokoh Khutbah Sejarah Doa Opini Hikmah Pendidikan Islam Wisata Religi NU Preneur
Senin, 15 Agustus 2022

Banten Raya

Ketua Umum HPN: Modal Kemandirian NU Diawali Penguatan Ekonomi

Ketua Umum HPN: Modal Kemandirian NU Diawali Penguatan Ekonomi
Ketua Umum HPN saat menyampaikan sambutan (Foto: NUO/Arfan)
Ketua Umum HPN saat menyampaikan sambutan (Foto: NUO/Arfan)

Kota Serang, NU Online Banten
Cita-cita besar Nahdlatul Ulama sebelum didirikan adalah membangun kekuatan ekonomi umat. Hal tersebut bisa diamati dengan sejarah berdirinya Nahdlatut Tujjar. Karena itu, memperkuat ekonomi menjadi tonggal awal dalam membangun kemandirian. 

 

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum HPN Tyovan Ari Widagdo, pada saat acara buka bersama dan santunan anak yatim di Aula PWNU Banten, Selasa (12/4) sore. 

 

Tyovan mengungkapkan, kepengurusan PBNU hari ini fokus utamanya adalah kemandirian dan pemberdayaan. HPN dan LPN mempunyai tugas dalam penguatan ekonomi untuk warga NU. 

 

Ia mengamati, warga NU memiliki jumlah yang sangat besar. Hal tersebut merupakan salah satu kekuatan besar yang mesti ditopang secara ekonomi. 

 

"NU memiliki kekuatan besar dalam jumlah massa. Tentu jumlah massa besar ini harus ditopang dengan kekuatan ekonomi, jika itu dilakukan tentu hasilnya akan luar biasa." Kata pengusaha asal Wonosobo ini. 

 

Karena inilah pekerjaan kedepan bagi HPN dan juga LPN kata Tyovan, tugasnya menguatkan ekonomi disemua sektor. Khususnya dikalangan pesantren yang mayoritas warga NU pada umumnya. 

 

Selain itu, program-program itu akan dilakukan dengan terpusat. Juga, menurut Tyovan dibutuhkan akselerasi di tingkatan wilayah dan cabang. 

 

"Karena nanti program besar ini yang mengeksekusi  pengurus cabang. Karenanya dilakukan singkronisasi HPN dan LPN NU. Mohon doa, nasehat, dan dukungan para Kiai dari Banten." Harap Tyovan. 

 

Kendati begitu, lelaki yang namanya pernah masuk dalam daftar ’30 Under 30′ Majalah Forbes Asia tahun 2017 ini, mengingatkan untuk bisa mengawal itu semua katanya, perlu dilakukan dengan bergandengan tangan, bahu-membahu menyatukan visi, misi dan mindset. Karena penguatan ekonomi menjadi salah satu yang terpenting. 

 

"Kita akan membayangkan ekonomi kita kuat, maka kita tidak bisa dipengaruhi oleh siapapun. Ekonomi kita harus dibangkitkan" Pungkasnya. 

 

Tyovan merujuk pada sejarah Nahdlatut Tujjar, sebuah perkumpulan dagang sebelum NU didirikan. Menurutnya hal itu menegaskan bahwa penguatan ekonomi menjadi hal mendasar Nahdlatul Ulama didirikan.

 


Pewarta: Arfan Effendi


Editor:

Banten Raya Terbaru