• logo nu online
Home Banten Raya Ubudiyyah Warta Nasional Fragmen Keislaman Syariah Tauhid Tokoh Khutbah Sejarah Doa Opini Hikmah Pendidikan Islam Wisata Religi NU Preneur
Senin, 26 September 2022

Banten Raya

Pesan Rais Syuriyah KH  Zainuddin Abdullah kepada Kapolres Tangsel

Pesan Rais Syuriyah KH  Zainuddin Abdullah kepada Kapolres Tangsel
KH Zainuddin Abdullah Rois Syuriyah PCNU Tangsel saat memberikan Tausiyah pada Silaturahim Kapolres dengan PCNU (Foto: PCNU Tangsel)
KH Zainuddin Abdullah Rois Syuriyah PCNU Tangsel saat memberikan Tausiyah pada Silaturahim Kapolres dengan PCNU (Foto: PCNU Tangsel)

Tangerang Selatan, NU Online Banten 

Rais Syuriyah PCNU Tangsel, KH Zainuddin Abdullah menyampaikan sambutan pada acara silaturahim dengan  Kapolres di Kantor PCNU Tangsel, dirinya menjelaskan komintmen Nahdlatul Ulama (NU) dalam kebangsaan dan kenegaraan yang tidak pernah berubah dari awal berdirinya. Rabu (3/3)

 

“Tidak diragukan lagi komintmen Kebangsaan NU, dari masa KH Muhammad Hasyim Asy'ari hingga sekarang, NU selalu berbuat yang terbaik untuk bangsa Indonesia,” terang KH Zainuddin Abdullah 

 

Di acara yang dilakukan terbatas karna mematuhi protokol kesehatan. KH Zainuddin Abdullah yang menempuh pendidikan di pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah, memaparkan. Nahdaltul Ulama, membawa dua amanah para pendiri NU, yaitu amanah diniyah (Keagamaan) dan amanah wathoniyah (Kebangsaan). 

 

Dalam menjalankan amanah diniyah, NU memiliki prinsip Wasathiyah (Moderasi), prinsip Wasathiyah NU berlandasakan pada pemahaman agama ala Ahlu As-Sunnah Wal- Jamaah, yang bercirikan  Tawasuth (tengah-tengah) bukan Tathorruf (Ekstrim) lalu Tawaazun (berimbang) dan Ta’adul (Berkeadilan) dan Tasamuh (Toleran). Jelas Kiai Zainuddin 

 

“Jadi Jika melihat ada yang berdakwah dengan cara kekerasan dan tidak mengindahkan sikap toleransi, maka bisa dipastikan itu bukan warga NU.” Terang Rais Syuriyah PCNU Tangsel. 

 

Lebih Lanjut Kiai Zainuddin menjelaskan, Ciri khas gerakan NU itu alla irhabiyah (Anti Terorisme) lalu alla tahorrufiyah (Anti Kekerasan) dan alla ghuluwiyah (anti berlebih-Lebihan). 

 

Dengan prinsip-prinsip tersebut, dan juga melanjutkan instruksi Kapolri yang beberapa waktu lalu sowan ke PBNU, agar dapat disinergikan program Polda ditingkat provinsi, disinergikan dengan NU tingkat wilayah, dan Polres ditingkat kabupaten kota, disinergikan dengan NU tingkat cabang dan begitu seterusnya.

 

"Hing​​​​ga kita bersama mampu menyelesaikan masalah-masalah sosial masyarakat," ujar KH Zainuddin Abdullah.

 

Lalu dirinya berpesan untuk melakukan segala aktifitas dengan mengharap keberkahan dari Allah semata dan dengan niat tulus ikhlas. 

 

Pewarta: Ari Hardi


 


Editor:

Banten Raya Terbaru