• logo nu online
Home Nasional Banten Raya Warta Keislaman Tokoh Khutbah Sejarah Opini Pesantren NU Preneur Ramadhan 2023
Jumat, 1 Maret 2024

Nasional

Satu Abad NU

Sticky Note, dari Minta Jodoh, Lulus Kuliah hingga Hidup Mati Ikut NU

Sticky Note, dari Minta Jodoh, Lulus Kuliah hingga Hidup Mati Ikut NU
Salah satu tulisan yang dipajang. (Foto: SS-Istimewa)
Salah satu tulisan yang dipajang. (Foto: SS-Istimewa)

Tangerang Selatan, NU Online Banten
Puncak Resepsi Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, memang sudah selesai. Tapi, banyak yang menarik untuk dikenang. Ya, harlah yang digelar pada 16 Rajab 1444/7 Februari 2023, layak dikenang. Salah satu kegiatan yang masuk rangkaian harlah adalah Sticky Note Happening Art Melangitkan Doa yang digarap oleh Pimpinan Pusat Fatayat NU yang dicatat Museum Rekor Dunia-Indonesia (Muri). 


Tahukah apa tulisan-tulisan yang dikumpulkan di sticky note dari mereka yang hadir yang kemudian dipajang? Penasaran? NU Online Banten menyajikan isi beberapa doa, harapan, dan tulisan tersebut.


’’Semoga untuk NU ke depan 2 abad lagi.’’ Tulisan lainnya, ’’Semoga hidup kita selamat di dunia dan di akhirat.  Amin.’’ Ada juga yang menulis seperti berikut,’’ Semoga aku cepat dipertemukan jodoh dan cukup bahagia dan sehat selalu.’’ ’’Urip mati derek (hidup mati ikut, Red) NU.’’ ’’Lulus 2023 wisuda tahun ini SIAP UHT. ’’Ada juga yang malah bertanya, ’’Apa nanti ada Maher Zain.’’


Kumpuilan doa dan harapan dari segenap warga NU dan simpatisan NU yang dipajang terlihat membentuk sebuah gambar logo 1 abad dan tiga muassis NU. Yaitu Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, KH Wahab Chasbullah, dan KH Bisri Syansuri. Juga membentuk gambar Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Tsaquf.


Seperti diberitakan, Sticky Note Happening Art Melangitkan Doa dalam rangka Puncak Resepsi Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, 16 Rajab 1444 H/7 Februari 2023, diganjar rekor Muri. 


’’Piagam penghargaan Museum Rekor Dunia-Indonesia No 10821/R.MURI/1/2023 dianugerahkan kepada Margaret Aliyatul Maimunah, ketua umum PP Fatayat NU atas rekor penyelenggaraan pajangan kertas doa terbanyak (dalam rangka Resepsi 1 Abad NU),’’ demikian bunyi yang tertulis dalam piagam yang ditandatangani KP Jaya Suprana tertanggal  7 Februari 2023.


Sebelumnya, Pimpinan Pusat Fatayat NU mengagendakan hal tersebut. ’’Agenda kami pada Harlah 1 Abad NU nanti adalah Sticky Note Happening Art Melangitkan Doa,’’ ujar Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Hj Margaret Aliyatul Maimunah dihubungi NU Online Banten.


Dijelaskan istri Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tangerang Selatan H Abdullah Mas’ud itu, tepat pukul 00.00 WIB pada 7 Februari 2023, relawan dari Fatayat yang berjumlah sekitar 500 orang akan disebar di area Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur. Mereka dibersamai 100 orang sebagai koordinator.


’’Mereka akan menginput sticky note dari para Nahdliyin atau warga yang hadir. Apa harapan dan keinginan mereka. Momentum melambungkan doa. Pukul 12.00 WIB harus sudah selesai. Sticky note selanjutnya ditulis dipanel. Satu panel memuat sekitar 260 slot. Rencananya ada 26 ribu. Dihadirkan dalam bentuk gambar. Doa-doa dan harapan yang tertulis di sticky note itu akan dilambungkan. Semoga bisa masuk Muri (Museum Rekor Dunia-Indonesia),’’ jelas ujar Ning Lia—panggilan karibnya. Sticky note itu nantinya, lanjut komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia itu, akan diserahkan ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.


Pewarta: Mutho Masyhadi


Nasional Terbaru