• logo nu online
Home Banten Raya Ubudiyyah Warta Nasional Fragmen Keislaman Syariah Tauhid Tokoh Khutbah Sejarah Doa Opini Hikmah Pendidikan Islam Wisata Religi NU Preneur
Senin, 15 Agustus 2022

Banten Raya

IPPNU Tangerang Selatan Gelar Tasyakuran Harlah Ke-67

IPPNU Tangerang Selatan Gelar Tasyakuran Harlah Ke-67
Ketua IPPNU Tangerang Selatan saat menyampaikan sambutan
Ketua IPPNU Tangerang Selatan saat menyampaikan sambutan

Tangerang Selatan, NU Online Banten

Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) kota Tangerang Selatan menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad dan tasyakuran hari lahir IPPNU ke-67 tahun di Posko NU Peduli, Ciputat, pada Rabu (2/3/2022) malam. 

 

Ketua IPPNU Tangerang Selatan Hilda Nur Hidayah, menyampaikan ungkapan terima kasih kepada rekanita PAC IPPNU se-Tangerang Selatan karena telah ikut serta dalam mensukeskan peringatan harlah IPPNU ke-67 ini. Senantiasa bersemangat dalam melaksanakan program kerja. Juga, selalu semangat dalam berkhidmat di organisasi pelajar putri NU ini. 

 

“Selalu semangat dalam mengabdi diikatan, mencintai tanpa alasan, mengabdi tanpa kepentingan, panjang umur ikatan,” ujarnya dengan bersemangat. 

 

Di peringatan harlah ke-67 ini, Hilda berharap rekanita bisa beradaptasi dan fleksibel mengikuti perkembangan zaman di era transformasi digital. Disamping itu, dirinya berterima kasih kepada para kiai dan senior karena senantiasa mengarahkan dan membimbing IPPNU yang merupakan badan otonom termuda di dalam Nahdlatul Ulama. 

 

“Kami meminta doa agar selalu semangat dalam mengabdi, bersabar dalam menghadapi cobaan dan ujian dalam berorganisasi,” tandasnya. 

 

Sekretaris PCNU Tangerang Selatan KH Himam Muzahir menyampaikan, tantangan yang akan dihadapi oleh pelajar NU kedepan akan tidak mudah. Mengingat kemudahan informasi dan perkembangan teknologi menjadi tantangan pada tiap zaman yang berbeda. 

 

“Menukil maqolah syubbanul yaum rijalul ghad, bahwa anak muda hari ini adalah pemimpin di masa depan, tentunya harapan kita, semoga rekanita IPPNU di Tangerang Selatan ini kedepannya bisa mewarnai kepemimpinan-kepemimpinan ditingkat nasional maupun internasional,” harap Kiai Himam 

 

Kiai Himam mengungkapkan, meskipun acara dilaksanakan dengan sederhana, namun penuh khidmat. Ia berseloroh, meski sehebat apapun generasi millennial dalam menguasai teknologi, dalam memperingati hari lahir akan kembali pada potong tumpeng jua. 

 

“Kenapa tumpeng itu lancip, artinya bahwa menuju usia ke-67 tahun ini harapan anak muda harus selancip tumpeng dalam mewujudkan cita-citanya,” seloroh Kiai Himam 

 

Tumpeng dalam filosofi Jawa, Kiai Himam menguraikan tumpeng mengartikan yen kudu mempeng menuju pangeran, tegak lurus menuju Tuhan secara spriritual. “Kita menuju Tuhan ya harus lancip sekalian,” ujarnya. 

 

Kiai Himam mengingatkan, dalam mewujudkan cita-cita IPPNU di Tangerang Selatan, pelajar NU harus mempunyai ide-ide yang cemerlang untuk berupaya menggaet generasi-generasi muda saat ini. 

 

Kiai Himam menyebut, mengabdi tanpa kepentingan bukan kalimat yang bermakna sembarangan. Hal itu diharapkan menjadi pegangan, “Kedepannya kita harapkan IPPNU menjadi organisasi yang menggembirakan. Mengajak pelajar di Tangerang Selatan untuk bergembira ala Nahdlatul Ulama, diharapkan kedepannya peran IPPNU bisa maksimal dalam mengajak anak-anak muda. Menjadi pemimpin yang cemerlang dimasa mendatang dalam memahami ke-NU-an melalui IPPNU ini,” tutup Kiai Himam. 

 

Perwakilan MWCNU, lembaga NU, badan otonom dan tamu undangan turut hadir memeriahkan harlah yang ditutup dengan pemotongan tumpeng.

 

Pewarta: Arfan Effendi


Banten Raya Terbaru