PCNU Kota Tangerang Ajak Nahdliyin Jaga Kondusifitas dan Persatuan
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 20:43 WIB

KH Dedi Mahfudin Ketua PCNU Kota Tangerang saat pelantikan jajaran pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tangerang, Sabtu, (30/8/2025). (Foto: Arfan Effendi)
Arfan Effendi
Kontributor
Kota Tangerang, NU Online Banten
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang KH Dedi Mahfudin, mengajak seluruh warga NU untuk memperkuat semangat khidmah dan menjaga persatuan di tengah dinamika sosial yang berkembang.
Hal ini disampaikan dalam pelantikan jajaran pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Tangerang, di depan Gedung MUI Kecamatan Tangerang, pada Sabtu, (30/8/2025).
“Yang pertama adalah rasa syukur, karena kita sudah dipersilahkan oleh Allah berada di jajaran NU di Kecamatan Tangerang,” ujar Kiai Dedi.
“Rasa syukur ini harus selalu ada. Ini menjadi sebuah kebanggaan karena bisa berkhidmah di NU.” imbuhnya.
Menurutnya, khidmah di NU tidak mengenal batas waktu dan imbalan materi. “Khidmah bukan dari waktu ke waktu. Tidak ada ukuran, dan tidak ada honornya. Kalau niat kita lurus, insya Allah pintu keberkahan terbuka. Apa pun yang kita inginkan akan dimudahkan,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, PCNU Kota Tangerang juga mengingatkan pentingnya mendoakan para muassis NU (pendiri NU) dan seluruh jamiyyah serta jamaah Nahdliyin.
Hal ini selaras dengan arahan Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, saat pelantikan PWNU Banten minggu lalu, yang meminta seluruh pengurus dan anggota NU untuk senantiasa memanjatkan doa, minimal sekali dalam setiap forum atau pertemuan.
“Doa menjadi salah satu cara kita menjaga silaturahmi dan keberkahan,” harap Kiai jebolan Tebuireng ini.
Kendati demikian, ia mengingatkan warga NU di Kota Tangerang agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar di publik, terutama terkait dinamika sosial dan politik beberapa waktu terakhir.
“Jangan ikut-ikutan dan terprovokasi oleh kejadian beberapa hari ini. Ada jalur yang benar dalam menyampaikan kritik. Jangan terbawa arus, jangan mudah tersulut," harap Kiai Dedi.
Kiai Dedi berharap, semangat kebersamaan, syukur, dan khidmah dapat menjadi pondasi bagi seluruh Nahdliyin untuk terus berkontribusi dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat peran NU di masyarakat.
"Kita harus menjaga kenyamanan, menjaga kerukunan, dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandasnya.
Terpopuler
1
Lindas Ojol hingga Tewas Itu Brutal dan Langgar HAM
2
Fatayat NU Harus Jadi Rem Tangan Sekaligus Kompas
3
Khutbah Jumat: Tanda Cinta kepada Rasulullah
4
Ketua PCNU Kabupaten Serang: Jadi Muslimat NU Itu Harus Pintar
5
Lindas Ojol, PBNU Desak Kapolri Pecat Polisi Pengemudi Rantis
6
Mengurus NU Jangan Setengah Hati
Terkini
Lihat Semua