• logo nu online
Home Nasional Banten Raya Warta Keislaman Tokoh Khutbah Sejarah Opini Pesantren NU Preneur Ramadhan 2023
Senin, 17 Juni 2024

Tokoh

Haul Ke-131 Syekh Nawawi Al-Bantani, Momentum Refleksi dan Mengenang Karyanya

Haul Ke-131 Syekh Nawawi Al-Bantani, Momentum Refleksi dan Mengenang Karyanya
Haul ke-131 Syekh Nawawi Al-Bantani di Pondok Pesantren Annawawi, Tanara, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (3/5/2024) malam. (Foto: SS Sekretariat Wapres 2024)
Haul ke-131 Syekh Nawawi Al-Bantani di Pondok Pesantren Annawawi, Tanara, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (3/5/2024) malam. (Foto: SS Sekretariat Wapres 2024)

Banten, NU Online Banten

Ribuan orang menghadiri malam puncak haul ke-131 Syekh Nawawi Al-Bantani yang dipusatkan di Pondok Pesantren Annawawi, Tanara, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (3/5/2024) malam. ’’Acara ini merupakan momentum kebersamaan untuk berkumpul, bersilaturahim, serta mendoakan para pendahulu kita, khususnya al maghfurlah Syekh Nawawi Al-Bantani sebagai rekleksi sekaligus mengingatkan kepada kita tentang jasa-jasanya,’’ ujar Pengasuh Pondok Pesantren Annawawi, Tanara, KH Ahmad Syauqi, dalam sambutannya dikutip NUOB dari Channel Youtube akun resmi Wakil Presiden Republik Indonesia, Ahad (5/5/2024).



Gus Syauqi—sapaan KH Ahmad Syauqi—melanjutkan, sebagai ulama, Syekh Nawawi Al-Bantani merupakan pewaris para nabi dalam mendedikasikan menebar ilmu, mencerdaskan pemikiran generasi pada masanya dan setelahnya. ’’Agar memiliki pengetahuan agama yang dalam dan luas serta dapat menjadi solusi keumatan maupun kebangsaan dengan cara sepanjang hidupnya terus mengajar dan berkarya, menulis kitab-kitab,’’ terang putra KH Ma’ruf Amin tersebut.


Karya-karya Syekh Nawawi Al-Bantani banyak menjadi rujukan, refrensi pesentren baik di Nusantara maupun dunia, bahkan perguruan tinggi di dunia. ’’Ini menjadi kebanggaan, semangat buat kita bahwa sosok Syekh Nawawi Al-Bantani yang berangkat dari desa kecil, pelosok, tapi mampu menjadi ulama besar, yang disegani dunia, Syekh Nawawi Al-Bantani dikenal sebagai sayyidul ulama al hijaz, pemimpin ulama hijaz, Tanah Haram,’’ jelasnya.



Ditambahkan, ini tentu menjadi semangat, khususnya bagi para santri, hendaknya bisa mengikuti apa yang bisa menjadi teladan dari Syekh Nawawi Al-Bantani. ’’Termasuk bagaimana perjuangannya dan berkarya melalui karya-karyanya untuk mencerdaskan generasi selanjutnya,’’ imbuh Gus Syauqi yang tak lupa menyampaikan terima kasih kepada para hadirin dan sebagai tuan rumah meminta maaf jika ada kekurangan.



Haul ke-131 Guru Bangsa Sayyid Ulama Al-Hijaz tersebut juga dihadiri oleh Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin, para ulama dan kiai di Banten dan sekitar, Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar, Irjen Pol H Merdisyam mewakili kapolri, serta sejumlah pejabat dan undangan lainnya.



Acara malam itu dimulai dengan menyanyikan Indonesia Raya dan Yaa Lal Waton, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh H Muammar ZA, dan pembacaan shalawat. Dilanjutkan tahlil, sambutan tuan rumah dan Pj Gubernur Banten, arahan Wapres KH Ma’ruf Amin, ceramah agama oleh Pengasuh Pondok Pesantren Ploso, Kediri, Jawa Timur, KH M Abdurrahman Al Kautsar, serta ditutup dengan doa. (M Izzul Mutho)


Tokoh Terbaru