• logo nu online
Home Nasional Banten Raya Warta Keislaman Tokoh Khutbah Sejarah Opini Pesantren NU Preneur Ramadhan 2023
Jumat, 1 Maret 2024

Banten Raya

Anda Tahu Lima Golongan Orang NU?

Anda Tahu Lima Golongan Orang NU?
Wakil Ketua MDS Rijalul Ansor Lebak Ajat Sudrajat. (Foto: istimewa)
Wakil Ketua MDS Rijalul Ansor Lebak Ajat Sudrajat. (Foto: istimewa)

Tangerang Selatan, NU Online Banten
Harokah (gerakan) Nahdlatul Ulama (NU) merupakan sesuatu yang penting dalam kaitan wawasan kebangsaan. ’’Harokah NU agar berkah,’’ ujar Ajat Sudrajat, wakil ketua Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Lebak saat mengisi Hari Lahir (Harlah) 1 Abad NU yang dilaksanakan Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Cileles, Lebak, Senin (6/3/2023).


Kepada NU Online Banten, dalam kesempatan itu, Ajat menjelaskan, lima golongan orang NU. ’’Tidak paham NU, tidak bergerak di organisasi NU, tapi mengaku dirinya NU. Ini yang disebut NU kultural,’’ ujarnya.


Selanjutnya, imbuh Ajat, mengetahui NU, mengetahui pergerakan dan perkembangan NU, tapi tidak peduli terhadap NU. ’’Mau rusak, mau maju, tidak peduli,’’ imbuhnya.


Tak hanya itu. Ada yang mengerti NU, masuk organisasi NU. Tapi, lanjutnya, bertujuan untuk menyelamatkan dirinya sendiri dan merusak NU dari dalam. ’’Ini yang berbahaya,’’ ingatnya.


Selain itu, imbuhnya, ada yang paham NU, masuk organisasi NU, dan mencermati NU. Tapi tujuannya untuk memeroleh kekuasaan atau jabatan. Setelah ambisinya tercapai, lupa terhadap NU.


’’Ada juga yang mengerti NU, masuk organisasi NU, bergerak di NU, berkhidmat atau mengabdi di NU dengan ikhlas dan tanpa pamrih. Golongan ini yang akan diakui sebagai santri oleh Hadratussyekh Mbah Hasyim Asy’ari dan didoakan keluarganya khusnul khatimah,’’ ungkapnya.


Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Panitia Yasir Arafat dan Ketua MWCNU Cileles KH Dedi Sumito. Kiai Dedi berpesan kepada warga NU, khususnya yang hadir, agar dalam menyongsong abad kedua NU semakin tambah ghirahnya.  


Sebelumnya, saat mengisi Isra’ Mi’raj di Pondok Pesantren Al Marjan, Mulabaru, Cipanas, Lebak, Sabtu (4/3/2023), Ajat menyampaikan, Nabi Muhammad diutus oleh Allah untuk menyempurnakan akhlak. ’’Akhlak itu sangat penting. Ilmunya banyak, tapi tidak berkakhlak buat apa? Oleh karena itu, santri harus punya akhlak yang baik. Itu yang diajarkan Nabi Muhammad,’’ pesannya.


Pewarta: M Izzul Mutho


Banten Raya Terbaru