• logo nu online
Home Nasional Banten Raya Warta Keislaman Tokoh Khutbah Sejarah Opini Pesantren NU Preneur Ramadhan 2023
Jumat, 1 Maret 2024

Banten Raya

Merawat Keberagaman sebagai Cara Cinta Indonesia

Merawat Keberagaman sebagai Cara Cinta Indonesia
Jemaat HKBP Resort Serang berbaur bersama membagikan takjil. (Foto: NU Online Banten/ Muhammad Uqel Assathir)
Jemaat HKBP Resort Serang berbaur bersama membagikan takjil. (Foto: NU Online Banten/ Muhammad Uqel Assathir)

Kota Serang, NU Online Banten
Kebersamaan tampak saat bagi takjil kepada pengguna jalan di Kota ‎Serang, Banten, pada Jumat (14/4/2023). Jemaat Gereja HKBP Resort ‎Serang bersinergi dengan pengurus dan warga Nahdlatul Ulama ‎setempat membagikan 400 paket takjil. ‎


Pendeta HKBP Resort Serang Benny Siagian mengatakan, pembagian ‎takjil ini dilakukan sebagai bentuk perwujudan dalam merawat ‎keberagaman. ’’Dalam momentum Ramadhan ini umat Nasrani ‎menebarkan kebermanfaatan dengan membagikan takjil untuk umat ‎Islam. Ini untuk merawat toleransi,’’ terangnya.‎


Hadir dalam kegiatan tersebut Pendeta HKBP Resort Serang Benny ‎Siagian, tokoh NU Kota Serang KH Matin Syarkowi, dan Dandim ‎‎0602/Serang Kolonel Arm Fajar Catur Prasetyo. ‎


Rencananya, kata Benny, pembagian takjil bagi akan terus berlanjut ‎hingga akhir pekan dengan melibatkan anak-anak muda HKBP sebagai ‎bentuk pendidikan bahwasanya kemajemukan harus dijaga.‎


‎"Pesannya sederhana, kita ini bagian dari NKRI (Negara Kesatuan ‎Republik Indonesia) kita yang umat Nasrani memberi perhatian dan ‎dorongan kepada umat Islam yang sedang menjalankan ibadah ‎puasa," jelasnya. ‎


Dikatakan Benny, pada momentum hari besar keagamaan pihaknya ‎selalu bersinergi. "Kita boleh berbeda keyakinan tetapi kita bersaudara ‎sesama warga negara Indonesia. Alangkah baiknya kita bisa ‎bersilaturahim dan berbagi antarsesama," imbuhnya.  ‎


Sedangkan Kiai Matin Syarkowi menyampaikan ucapan terima kasih ‎kepada jemaat HKBP yang telah memberikan kepedulian dengan ‎membagikan takjil bagi umat Islam yang sedang menjalankan ibadah ‎puasa. "Satu hal, inilah Indonesia, beragam. Kita boleh berbeda ‎keyakinan tetapi kita satu nusa satu bangsa NKRI," ujarnya.‎


Sedangkan Dandim 0602/Serang Kolonel Arm Fajar Catur Prasetyo ‎mengatakan, merawat toleransi adalah salah satu cara untuk ‎mencintai bangsa.‎


‎"Kita hidup di negara yang sangat majemuk berbagai macam suku, ‎ras, dan agama itu harus kita rawat. Dan ini membuktikan di sini ada ‎pendeta dan kiai. Kami sangat apresiasi beliau berdua punya ‎komitmen tinggi untuk merawat toleransi di Kota Serang," katanya. ‎Makna toleransi itu, kata Prasetyo, sudah dibuktikan dengan sama-‎sama membagikan takjil.‎


Pewarta: Muhammad Uqel Assathir


Banten Raya Terbaru