• logo nu online
Home Banten Raya Ubudiyyah Warta Nasional Fragmen Keislaman Syariah Tauhid Tokoh Khutbah Sejarah Doa Opini Hikmah Pendidikan Islam Wisata Religi NU Preneur
Senin, 15 Agustus 2022

Banten Raya

Terancam Digusur, Ketua PWNU Banten Harap Makam Syekh Buyut Jenggot Dijadikan Situs Sejarah dan Cagar Budaya

Terancam Digusur, Ketua PWNU Banten Harap Makam Syekh Buyut Jenggot Dijadikan Situs Sejarah dan Cagar Budaya
Tangkapan layar himbauan Ketua PWNU Banten. (Foto:NUOB/Arfan)
Tangkapan layar himbauan Ketua PWNU Banten. (Foto:NUOB/Arfan)

Kota Tangerang, NU Online Banten
Beberapa hari yang lalu beredar kabar yang membuat resah sebagian masyarakat. Karena dikabarkan sebuah pengembang properti direncanakan akan menggusur makam Tubagus Rajasuta atau Syekh Ki Buyut Jenggot yang berlokasi di Panunggangan Barat, Cibodas, Kota Tangerang.

 

Menanggapi hal itu, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten KH Bunyamin Hafidz, memohon kepada pengembang untuk tidak melakukan relokasi atau menggusur makam yang menjadi situs sejarah tersebut.

 

"Saya memohon dan meminta kepada pengembang untuk menjadikan makam Syekh Ki Buyut Jenggot untuk dijadikan situs cagar budaya dan wisata religi di Kota Tangerang," harap KH Bunyamin Hafidz melalui kiriman video yang diterima oleh NU Online Banten, pada Ahad (24/7) malam.

 

Ia pun meminta kepada pengembang untuk membangun situs sejarah tersebut yang layak untuk dikunjungi. Dibangun dan memberikan akses kepada masyarakat agar bisa menziarahi makam tersebut.

 

"Saya memohon kepada pengembang supaya tempat tersebut yang layak kunjung. Supaya siapapun yang datang biar nyaman untuk menziarahi," ujar Kiai Bunyamin.

 

Kiai Bunyamin berharap kepada pengembang untuk tidak menghilangkan situs sejarah dan cagar budaya tersebut. Agar masyarakat bisa mengambil nilai sejarah perjuangan ulama dalam membela negeri menuju kemerdekaan.

 

"Saya sekali lagi meminta kepada pengembang, untuk tidak menghilangkan cagar budaya makam Syekh Ki Buyut Jenggot yang berada di kelurahan Panunggangan Barat," tandas Kiai Bunyamin.


Editor:

Banten Raya Terbaru