• logo nu online
Home Nasional Banten Raya Warta Keislaman Tokoh Khutbah Sejarah Opini Pesantren NU Preneur Ramadhan 2023
Jumat, 1 Maret 2024

Nasional

Satu Abad NU

Selamat Datang di Abad Kedua Nahdlatul Ulama

Selamat Datang di Abad Kedua Nahdlatul Ulama
Gus Yahya. (Foto: Instagram nahdlatululama)
Gus Yahya. (Foto: Instagram nahdlatululama)

Sidoarjo, NU Online Banten
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Tsaquf mengatakan, satu abad ini adalah satu abad riyadlah. Satu abad tirakat. Tirakat dari wali-wali. Tirakat dari para kiai. 


’’Tirakat dari segenap warga pecinta NU yang dalam keadaan apapun tidak pernah berhenti meyakini bahwa berkah NU adalah bekal masa depan yang lebih mulia bagi kita semua. Yang tidak pernah berhenti meyakini bahwa Indonesia adalah tanah yang dilimpahi ridla Allah. Diberkahi oleh Allah untuk menjadi titik tolak masa depan yang lebih mulia bagi umat manusia. Tidak pernah berhenti meyakini bahwa dalam keadaan apapun pertolongan Allah akan senantiasa bersama kita,’’ ujarnya saat sambutan Resepsi Puncak Hari Lahir (Harlah) 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa, 16 Rajab 1444/7 Februari 2023.


Tirakat satu abad, lanjutnya, menjelma berkah raksasa. Tirakat satu abad mendigdayakan NU. ’’Hari ini kita melangkahkan kaki memasuki gerbang abad kedua NU. Tidak ada yang lebih patut dilakukan pada kesempatan seperti ini  selain syukur kepada anugerah Ilahi dan tabaruk dengan khidmat sekuat-kuatnya. Khidmat dengan kerja keras, khidmat dengan lebih cerdas, khidmat dengan sepenuh ikhlas untuk mendapatkan bagian dari barokah raksasa itu bagi diri kita masing-masing,’’ terangnya.


Tak lupa Gus Yahya—sapaan akrabnya-- menyampaikan selamat datang di abad kedua NU. Mulai dari Presiden Joko Widodo, badan otonom NU, Indonesia hingga dunia. ’’Wahai abad kedua, rengkuhlah kami dalam berkah dalam harapan dalam prasangka baik akan ridla dan pertolongan Allah yang Maha Rahman Yang Maha Esa,’’ tutupnya.


Hadir dalam kesempatan tersebut, di antaranya Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin, Presiden ke-5 Megawati Sukarnoputri, Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla, serta Sinta Nuriyah, istri Presiden Indonesia keempat KH Abdurrahman Wahid. Hadir juga Rais ‘Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju, kapolri, panglima TNI.


Pewarta: Mutho Masyhadi
 


Nasional Terbaru