• logo nu online
Home Nasional Banten Raya Warta Keislaman Tokoh Khutbah Sejarah Opini Pesantren NU Preneur Ramadhan 2023
Jumat, 1 Maret 2024

Banten Raya

Merawat Tradisi Pesantren saat Ramadhan

Merawat Tradisi Pesantren saat Ramadhan
Pondok Pesantren QodKafa menggelar ngaji kitab kuning. (Foto: NU Online Banten/Ade Adiyansah)
Pondok Pesantren QodKafa menggelar ngaji kitab kuning. (Foto: NU Online Banten/Ade Adiyansah)

Tangerang Selatan, NU Online Banten
Pasanan. Ngaji yang digelar saat Ramadhan. Di Jawa, banyak pesantren yang menggelar Pasanan. Pengajian rutin yang digelar di luar Ramadhan dilibur. Berganti dengan Pasanan. Biasanya terbuka untuk umum dan mengejar mengkhatamkan kitab kuning yang dingajikan atau dibacakan oleh kiai. Lebih dari itu, mengejar berkah kitab, Ramadhan, dan kiai yang mengajar.


Salah satu pesantren yang menggelar Pasanan di Tangerang Selatan adalah QodKafa, tepatnya di Jl Gandasasmita No 5 Serua, Ciputat. ’’Ngaji seperti Pasanan, sanad keilmuannya akurat,’’ ujar Irfandi Ahmad, pengasuh QodKafa, Selasa (18/4/2023).


Sekretaris Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Tangsel  itu mengatakan, terdapat relasi yang sangat kuat antara kiai dan kitab kuning serta santri dalam tradisi pasanan. ’’Relasi ini penting agar memastikan transmisi keilmuan tetap terjaga, tidak putus di tengah jalan dan terus terlestarikan,’’ tambahnya.


Tradisi ngaji pasanan ini juga unik dan beda dengan pesantren kilat. ’’Ada relasi hermeneutika yang sangat kuat dan produktif  antara  kiai, kitab kuning, dan santri,’’ imbuh alumnus MAK Futuhiyah Mranggen, Demak, Jawa Tengah, itu.


Nah, QodKafa mencoba mulai menggelar Pasanan dalam rangka tabarukan. ’’Mengadakan pengajian beberapa kitab, di antaranya tafsir, ta’lim muta’allim, Arbain Nawawi, dan juga program husus akselerasi tahsinul Qur'an,’’ tambahnya. 


Pewarta: Ade Adiyansah


Banten Raya Terbaru