• logo nu online
Home Banten Raya Ubudiyyah Warta Nasional Fragmen Keislaman Syariah Tauhid Tokoh Khutbah Sejarah Doa Opini Hikmah Pendidikan Islam Wisata Religi NU Preneur
Rabu, 30 November 2022

Banten Raya

Halaqah Fiqih Peradaban

PCNU Tangsel Gelar Halaqah Fikih Peradaban Bahas Legalitas Negara Bangsa

PCNU Tangsel Gelar Halaqah Fikih Peradaban Bahas Legalitas Negara Bangsa
Halaqah Fiqih Peradaban yang digelar oleh PCNU Tangerang Selatan. (Foto:Istimewa).
Halaqah Fiqih Peradaban yang digelar oleh PCNU Tangerang Selatan. (Foto:Istimewa).

Tangerang Selatan, NU Online Banten

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan menggelar pertemuan dengan para unsur pondok pesantren dan beberapa elemen yang berada di bawah naungan Nahdlatul Ulama se-Kota Tangerang Selatan.

 

Pertemuan tersebut berlangsung di The Mahsun Hall, Pondok Pesantren Madinatunnajah, Kota Tangerang Selatan pada Sabtu (29/10/2022).

 

Acara bertajuk 'Legalitas Negara Bangsa dalam Paradigma Ulama Nusantara dan Dunia' ini menghadirkan narasumber KH Ahmad Kholili Kholil cicit KH Kholil Bangkalan dan Tenaga Ahli Utama KSP (Kantor Staf Presiden) Dr Rumadi Ahmad.

 

Ketua PCNU Tangerang Selatan KH Abdullah Mas’ud, mengapresiasi halaqah fikih peradaban yang terselenggara berkat kerja sama antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kementerian Agama Republik Indonesia dan Pondok Pesantren Madinatunnajah.

 

“Semangat berhalaqah para kiai, guru dan pengurus NU di Kota Tangerang Selatan, jadilah bagian dari aktor peradaban dunia," pungkas Kiai Mas’ud.

 

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Anwar Musaddad, menyampaikan terima kasih kepada segenap pengurus PBNU dan PCNU atas amanah penyelengaraan halaqoh fikih peradaban ini. Dan ia juga menyampaikan terima kasih kepada pengasuh pesantren Madinatunnajah yang menjadi tuan rumah halaqoh.

 

“Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar serta menghasilkan rekomendasi yang bagus untuk kemajuan peradaban dunia," harap Anwar Musaddad yang juga pengurus LD PCNU Tangerang Selatan.

 

Rekonstruksi Fiqih dan Kontribusi Agama

Salah satu narasumber KH Ahmad Kholili Kholil menyebut, halaqah fikih peradaban merupakan sebuah upaya untuk merekonstruksi pemahaman dan pemikiran fikih yang baru.

 

Kiai Kholil menerangkan, bahwa halaqah adalah addaairoh atau lingkaran yang berarti diskusi. Kata fikih adalah hukum syariat yang diambil dari dalil terperinci. Sementara kata peradaban memiliki arti civilization/technological development adalah pembangunan.

 

“Jadi Halaqah Fikih Peradaban adalah Musyawarah untuk merumuskan satu fikih yang bersifat progresif," pungkas Cicit KH Kholil ini.

 

Sementara Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Dr Rumadi Ahmad, memberikan pandangannya mengenai Islam dan Perubahan. Ia memulai dengan persoalan-persoalan yang sedang terjadi di dunia yang mengalami perubahan.

 

“Apa kontribusi agama dalam mewujudkan perdamaian dunia? ini juga menjadi pertanyaan yang penting untuk kita diskusikan," tukas Ketua LAKPESDAM PBNU periode 2015-2021 ini.

 

"Pertanyaan itu sedang didiskusikan oleh pimpinan NU dan seluruh warga NU yang bersama memikirkan peradaban model apa yang bias kita tawarkan kepada dunia," kata Tenaga Ahli Utama KSP itu.

 

"Sebagai contoh kita lihat beberapa negara seperti Indonesia, Tunisia dan Malaysia yang bentuk demokrasinya belum sempurna," imbuhnya.

 

Meski demikian, Rumadi mengatakan ketiga negara itu menerapkan Siyasah min babil mu’amalah. Maka siyasah selama tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariat Islam, maka bisa diterima, itulah yang menjadi keyakinan bersama bahwa Indonesia itu adalah negara syar’i.

 

"Maka keputusan yang dibuat juga adalah sesuai dengan syar’i dan mentaati peraturan yang dibuatnya adalah sesuatu yang syar’i," pungkasnya.

 

Kontributor: Singgih Aji Purnomo


Banten Raya Terbaru