• logo nu online
Home Banten Raya Ubudiyyah Warta Nasional Fragmen Keislaman Syariah Tauhid Tokoh Khutbah Sejarah Doa Opini Hikmah Pendidikan Islam Wisata Religi NU Preneur
Senin, 15 Agustus 2022

Nasional

Alumni Krapyak Jabodetabek dan Banten Perkuat Silaturrahim dengan Bentuk Wadah Alumni

Alumni Krapyak Jabodetabek dan Banten Perkuat Silaturrahim dengan Bentuk Wadah Alumni
Flyer launching dan mubes alumni Krapyak Jabodetabek dan Banten. (Foto:Istimewa)
Flyer launching dan mubes alumni Krapyak Jabodetabek dan Banten. (Foto:Istimewa)

Jakarta, NU Online Banten

Krapyak, Yogyakarta tidak bisa lepas dari sosok KH Muhammad Munawwir dan KH Ali Maksum. Mertua dan mantu ini menjadikan nama Krapyak mendunia. Dari kedua kiai besar inilah saat ini di Krapyak banyak berdiri pondok pesantren yang membawa keberkahan bagi masyarakat sekitar, dan Yogyakarta pada umumnya.

 

Demikian disampaikan Ketua Musyawarah Besar Alumni Krapyak Jabodetabek dan Banten Idham Khalid saat dihubungi NU Online Banten, Jum’at (24/06) Siang.

 

Alumni Krapyak banyak yang menjadi tokoh nasional dan Internasional. Hasil didikan tangan dingin KH Ali Maksum banyak melahirkan tokoh nasional maupun internasional. Dari didikan Mbah Ali terlahir politisi, cendekiawan, ulama dan birokrat handal.

 

“Sebut saja, Presiden ke-4 RI yang pernah menjadi murid Mbah Ali. Ditambah tokoh-tokoh ulama yang terlahir seperti Gus Mus, Kiai Said, Prof Yudian, dan tokoh-tokoh lainnya,” terang Gus Idham.

 

Sebab itu, Krapyak memiliki andil dalam melahirkan tokoh-tokoh bangsa. Alumni Krapyak tersebar ke semua penjuru negeri. Namun, alumni yang banyak dengan beragam profesi dan potensi itu memerlukan wadah yang dapat menguatkan, mengikat dan menyatukan mereka ke dalam satu tujuan rabithah krapyak. Dengan wadah itu, diharapkan amaliah, tradisi dan syiar krapyak terus terjaga dan mendunia.

 

“Amanat dari Halal Bihalal 29 Mei 2022 untuk terus bergerak dan menggerakkan hati menyambung Rabithah Krapyak dan mengikat simpul-simpul jejaring Sanad Krapyak. Alumni Krapyak Jabodetabek dan Banten menginisiasi pembentukkan wadah tersebut,” jelasnya.

 

Ia melanjutkan, agar wadah itu dapat lebih membawa dampak positif dan mashlahat yang lebih luas kepada masyarakat, maka diperlukan formalisasi. Sebab itu, di hari minggu, 26 Juni 2022 akan diadakan musyawarah besar alumni Jabodetabek dan Banten.

 

Dengan harapan organisasi itu dapat memperkuat rabithah krapyak dan menggali potensi para alumni yang terdiri dari beragam profesi tersebut, agar kehadiran alumni krapyak dapat lebih terasa di hati masyarakat Indonesia dan dunia.

 

“Monggo luangkan waktu dan curahkan hati serta fikiran kita satukan tekad mengoptimalkan potensi alumni untuk kemaslahatan dan saling menguatkan 'Ngumpulke Balung Pisah' karena ada satu ikatan yang tak mungkin bisa dipisahkan Rabithah dan Sanad Krapyak," ungkapnya.

 

Ia menerangkan, pelaksanaan Mubes akan dilaksanakan pada hari Ahad (26/06) di Jalan Teluk Langsa Duren Sawit Jakarta Timur. Dengan mengundang tokoh-tokoh nasional alumni Krapyak. 

 

Kontributor: Suhendra


Nasional Terbaru