• logo nu online
Home Banten Raya Ubudiyyah Warta Nasional Fragmen Keislaman Syariah Tauhid Tokoh Khutbah Sejarah Doa Opini Hikmah Pendidikan Islam Wisata Religi NU Preneur
Senin, 15 Agustus 2022

Warta

Gebyar Ciledug Bershalawat di Ruwahan Akbar Sambut Bulan Ramadhan

Gebyar Ciledug Bershalawat di Ruwahan Akbar Sambut Bulan Ramadhan
Gebyar Ciledug Bershalawat di Ruwahan Akbar Sambut Bulan Ramadhan (Foto: NUOB/Arfan)
Gebyar Ciledug Bershalawat di Ruwahan Akbar Sambut Bulan Ramadhan (Foto: NUOB/Arfan)

Kota Tangerang, NU Online Banten
Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Ciledug menggelar ruwahan akbar menyambut bulan suci Ramadhan. Acara Ciledug bershalawat tersebut digelar di Lapangan PB Mekar Jaya, Paninggilan, Ciledug, Kota Tangerang, pada Sabtu (26/3) malam. 

 

Diawali gema shalawat dan tabuhan hadroh IPNU PAC Ciledug yang tergabung dalam kelompok pemuda ngaji dan shalawat (Pemuda Ngaso). Lantunan shalawat begitu syahdu hingga hadirin nampak asyik ikut serta merapal. Dilanjutkan dengan santunan anak yatim piatu, acara disambung lekikan indah suara Qori ustadz Shon Haji dan penyematan jas NU kepada Camat Ciledug Muhamad Marwan. 

 

Ketua MWCNU Ciledug Khoiru Supyan menyampaikan, ruwahan dalam menyambut bulan suci Ramadhan harus disambut dengan riang gembira, sebagai umat Muslim diharuskan bergembira karena menjadi salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah swt. 

 

"Kita kudu gembira, kudu seneng, kudu girang menyambut bulan suci Ramadhan. Karena dengan itu jasad kita di haramkan masuk pintu Neraka. Maka, kita tidak boleh perhitungan dalam menebarkan syiar agama," terang Khoiru Supyan kental dengan logat Betawinya. 

 

Ia mengatakan, ruwahan merupakan salah satu warisan tradisi ulama NU. Selain ruwahan, kata Khoiru Supyan, terdapat tahlilan dan muludan. NU sebagai pewaris tradisi, pendiri dan di dalamnya terdapat ulama yang mempunyai sanad keilmuan tersambung sampai Rasulullah saw. 

 

"Ruwahan ini adalah warisan ulama NU. Kalau NU nya dijelekin, berarti dia tidak mengetahui ruwahan, tahlilan, dan muludan. Makanya di dalam NU ada ulama-ulama pewaris tradisi yang sanad keilmuannya tersambung sampai Rasulullah saw." Ujarnya. 

 

Pria jebolan UIN Jakarta ini, memgungkapkan terima kasih kepada berbagai pihak, terutama warga kelurahan Paninggilan Utara, karena telah mendukung dan ikut serta memeriahkan Ciledug bershalawat, ruwahan akbar menyambut bulan suci Ramadhan.

 

Sementara, Camat Ciledug yang baru menjabat, Muhammad Marwan. Menyampaikan, sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, mengajak segenap masyarakat untuk saling memaafkan. 

 

"Sebelum memasuki bulan suci Ramadhan, mari kita saling memaafkan satu sama lain." Ajak Camat Ciledug kelahiran Cipondoh ini. 

 

Banyak hal dan usaha untuk membangun wilayah. Kata Marwan, acara Ciledug bershalawat ini sebagai salah satunya. Selain itu, manfaat acara ruwahan akbar ini adalah silaturahim. 

 

"Karena nilai silaturahim itu banyak sekali," pungkas Marwan. 

 

Berlangsung meriah, acara Ciledug bershalawat ini dihadiri jajaran pengurus MWCNU Ciledug, MWCNU Batuceper, Cipondoh, Jatiuwung, lembaga dan badan otonom NU. Serta Camat Ciledug, lurah Paninggilan Utara, Danramil, Kapolsek Ciledug, Forkabi, BPPKB, dan segenap tokoh masyarakat.


Editor:

Warta Terbaru