• logo nu online
Home Nasional Banten Raya Warta Keislaman Tokoh Khutbah Sejarah Opini Pesantren NU Preneur Ramadhan 2023
Senin, 17 Juni 2024

Banten Raya

Membedah Buku Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi

Membedah Buku Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi
Penulis buku fiksi Maman Suherman (kanan) hadir di Perpustakaan UIN Jakarta, Rabu (29/5/2024). (Foto: NUOB/A Tsalis)
Penulis buku fiksi Maman Suherman (kanan) hadir di Perpustakaan UIN Jakarta, Rabu (29/5/2024). (Foto: NUOB/A Tsalis)

Tangerang Selatan, NU Online Banten

Kenal dengan Maman Suherman? Tentu, di antaranya dikenal sebagai penulis buku.  Maman membedah dua buku fiksi populernya di Perpustakaan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta (UIN Jakarta), Rabu (29/5/2024). Temu penulis meet and greet bersama Maman Suherman tersebut digelar dalam rangka memeriahkan milad ke-67 UIN Jakarta.


Dipandu oleh Shinta Cahyani sebagai moderator, Maman membedah dua bukunya sembari cerita pengalaman hidup selama menulis buku tersebut.

Buku pertama yang dibedah adalah Re: dan peREmpuan. Buku tersebut menceritakan kisah nyata hidup Re, pelacur yang berada dalam dilema hidup tanpa pilihan lain, menghadapi situasi serba salah bahkan ancaman kematian.



Kang Maman—sapaan alumnus mahasiswa kriminologi Universitas Indonesia--itu mengungkapkan bagaimana pertemuannya dengan Re mengubah jalan hidupnya.


 

"Selama menemani Re untuk objek penelitian skripsi, saya pernah kena tusukan di perut dan hidung. Bahkan, di mobil saya pernah ditaruh potongan ayam dengan ancaman akan senasib dengan ayam itu," ujarnya. Dia juga menjelaskan bahwa dari 14 pelacur yang pernah diwawancarainya, 12 di antaranya terbunuh, dan hanya dua yang masih hidup. "Ancaman mereka adalah kematian, tidak ada pilihan lain," tambahnya.



Selain itu, Maman juga menyampaikan informasi mengenai sindikat perdagangan manusia di Indonesia yang beroperasi di sembilan kota, termasuk Bandung, Jawa Barat.



Buku kedua yang dibedah adalah Ada Nama yang Abadi di Hati tapi Tak Bisa Dinikahi. Buku ini berisi kumpulan puisi, kutipan, dan tulisan-tulisan pendek tentang cinta, menghadirkan sejumlah sudut pandang baru mengenai perasaan dan hati. "Kamu yang menentukan langkahmu ke depan, jangan sampai kamu memuaskan orang lain tapi kamu menderita," tegasnya ke hadirin.



Dia juga menyoroti betapa mulianya peran ibu rumah tangga. "Menjadi babysitter, chef, cleaning service, dan perawat, semua dilakukan oleh seorang ibu rumah tangga dengan ikhlas. Padahal kalau ada gajinya,  pasti bayaranya lebih gede dari UMR (upah minimum regional) Jakarta," tuturnya sambil tersenyum.

 


Selain temu penulis, Perpustakaan UIN Jakarta juga mengadakan berbagai library talks with professor, workshop literasi informasi untuk mahasiswa, workshop literasi informasi untuk dosen dan pustakawan, serta peluncuran nama Gedung Perpustakaan Azyumardi Azra. Acara dilaksanakan selama lima hari dan dikemas dalam satu rangkaian acara bertajuk Library Festival 2024 dengan tema Kamu dan Perpustakaan Menjadi Kita di Era Digital. (CK1-Ts)


Banten Raya Terbaru