• logo nu online
Home Banten Raya Ubudiyyah Warta Nasional Fragmen Keislaman Syariah Tauhid Tokoh Khutbah Sejarah Doa Opini Hikmah Pendidikan Islam Wisata Religi NU Preneur
Senin, 26 September 2022

Banten Raya

Menjaga Kesehatan Reproduksi Melalui Pelatihan Kepemimpinan Pemuda dalam Rumah Tangga

Menjaga Kesehatan Reproduksi Melalui Pelatihan Kepemimpinan Pemuda dalam Rumah Tangga
Ketua LKK PCNU Tangerang Selatan Surotul Ilmiyah saat memaparkan materi. (Foto: Istimewa)
Ketua LKK PCNU Tangerang Selatan Surotul Ilmiyah saat memaparkan materi. (Foto: Istimewa)

Tangerang Selatan, NU Online Banten
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang Selatan bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia mengelar Pelatihan Kepemimpinan Pemuda dalam Rumah Tangga di Hotel Aston Radio Dalam, Jakarta Selatan (21/9/2022).

 

Asisten Deputi Bidang Kepemimpinan dan Kepeloporan Pemuda Kemenpora RI Mustadin Tanggala, menikah bukan hanya persoalan berkumpulnya laki-laki dan perempuan dalam satu rumah, bukan juga sebatas hubungan verbal dan psikologis. 

 

Tidak sedikit terjadi di kehidupan rumah tangga persoalan-persoalan yang diakibatkan dari rendahnya literasi tentang keluarga. 

 

Padahal, kata Mustadin, setiap pasangan yang sudah berkeluarga harus memiliki pengetahuan tentang hak dan kewajiban setiap anggota keluarga, tatacara yang sehat dalam berhubugan secara biologis, pemenuhan hak-hak tumbuh kembang anak, serta dinamika relasi psikologis laki-laki dan perempuan dalam bingkai keluarga.

 

Tetapi ada kedekatan biologis di dalamnya, sehingga diperlukan pemahaman tentang kesehatan dalam berinteraksi secara biologis.

 

“Pada saat seseorang memasuki jenjang pernikahan, di sana tidak hanya terdapat interaksi verbal dan psikologis saja, tetapi juga terdapat interaksi biologis di dalamnya. Jangan jangan yang masuk ke jenjang pernikahan belum tahu tata cara yang sehat dalam berinteraksi secara biologis. dikarenakan ketidak fahaman tersebut tentang kebersihan alat reproduksi, sehingga muncul penyakit yang berimbas kepada keturunannya.” tuturnya.

 

Ia juga menambahkan, apabila seseorang masuk ke jenjang pernikahan, kemudian tidak memahami ketiga interaksi tersebut, maka hal ini menjadi persoalan tersendiri sehingga sering muncul istilah keguguran, cacat bawaan baik fisik maupun mental.

 

Maka dari itu, sangat penting sekali diadakannya pelatihan ini guna menjadi edukasi bagi para pemuda yang akan melangsungkan jenjang pernikahan.

 

Sementara itu, Ketua Lembaga Kesehatan PCNU Kota Tangerang Selatan Surotul Ilmiyyah, menyampaikan harapannya kepada generasi muda agar senantiasa memahami dan menjaga kesehatan organ reproduksi masing-masing.

 

“Kader-kader muda Nahdlatul Ulama yang nantinya akan menjadi pemimpin-pemimpin dalam keluarga dan masyarakat, harus mengetahui dan memahami betul hak-hak dasar kesehatan reproduksi. Agar kedepannya ketika melanjutkan generasi berikutnya, tidak hanya sehat secara mental tetapi juga sehat secara fisik sehingga keturunan-keturunan kita kedepan akan menjadi generasi-generasi yang berkualitas secara capability intelektual dan social.


Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua PCNU Kota Tangerang Selatan KH Abdullah Mas’ud, Wakil Ketua PCNU Kota Tangerang Selatan Bidang Kaderisasi dan Organisasi Ahmad Andi Wibowo, Sekretaris PCNU Kota Tangerang Selatan KH Himam Muzahir, Wakil Sekretaris PCNU Kota Tangerang Selatan Imam Baihaqi, Katib Syuriah  PCNU Kota Tangerang Selatan Kiai Kholid Yahya, Ketua Lakpesdam PCNU Kota Tangerang Selatan Mustadin Tanggala, Ketua LKNU Kota Tangerang Selatan Surotul Ilmiyyah, dan Sembilan Badan Otonom NU Kota Tangerang Selatan (IPNU, IPPNU, Pagar Nusa, Kopri PMII, PERGUNU, ISNU, GP Ansor, Fatayat, dan Muslimat).


Kontributor: Qomaruddin Hidayat 


Banten Raya Terbaru