• logo nu online
Home Banten Raya Ubudiyyah Warta Nasional Fragmen Keislaman Syariah Tauhid Tokoh Khutbah Sejarah Doa Opini Hikmah Pendidikan Islam Wisata Religi NU Preneur
Senin, 15 Agustus 2022

Banten Raya

PW dan PC Se-Bengkulu Dilantik, Sekretaris PP Fatayat NU Ingatkan Hal ini

PW dan PC Se-Bengkulu Dilantik, Sekretaris PP Fatayat NU Ingatkan Hal ini
Prosesi Pelantikan PW dan PC Fatayat NU Se-Bengkulu. (Foto: Istimewa)
Prosesi Pelantikan PW dan PC Fatayat NU Se-Bengkulu. (Foto: Istimewa)

Bengkulu, NU Online Banten

Pimpinan Wilayah Fatayat Nahdlatul Ulama provinsi Bengkulu menggelar Pelantikan Pimpinan Cabang se-Provinsi Bengkulu masa khidmat 2022-2027 dan Latihan Kader Dasar (LKD) di Aula Asrama Haji, Pekan Sabtu, Kota Bengkulu pada Sabtu (26/2/2022).

Mengusung tajuk 'Meneguhkan Kader Perempuan An-Nahdliyah, Menuju Fatayat NU Bengkulu Yang Mandiri dan Berdaya Saing; Penguatan Kapasitas Perempuan Fatayat NU Melalui Perencanaan Keuangan yang Cerdas dan Sehat', Acara LKD ini digelar selama dua hari.

Sekretaris Pimpinan Pusat Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah mengucapkan selamat kepada pengurus cabang yang baru saja dilantik. Ia mengingatkan, hal utama di dalam Fatayat NU adalah mengawalinya dengan niat berkhidmah di Nahdlatul Ulama.

“Niat adalah sebuah rel yang bisa memandu dan mengingatkan seorang kader jika terdapat kekeliruan.” ingatnya

Margaret mengatakan, seorang kader Fatayat dirasa perlu untuk membersihkan niat dalam melakukan pengabdian, agar setiap kegiatan kemanusiaan tidak mengharapkan imbalan. Setiap program yang akan disusun oleh pengurus baru, harus dirancang sesuai dengan kebutuhan wilayahnya masing-masing.

Kendati begitu, Margaret menyampaikan sebelum menyusun program kerja, ada beberapa tahapan yang perlu dibangun. Menyusun program dengan beberapa prinsip-prinsip kemanusiaan. “Menciptakan program kerja sesuai dengan segmentasi garapan Fatayat, agar dapat menjawab kebutuhan dan kepentingan kader,” tukasnya

Margaret mengingatkan, bahwa di dalam Fatayat tidak diajari untuk berpikir egois. Tetapi menjadikan kehadiran Fatayat agar dapat di rasakan oleh masyarakat sekitarnya.

“Untuk itu, dalam menyusun program kerja, sangat penting mengacu dan mendasarkan pada apa saja permasalahan-permasalahan terkait dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di daerahnya masing-masing,” terangnya

Margaret mengingatkan, kader Fatayat NU harus beradaptasi dengan berbagai tantangan di era kekinian. Perubahan dan tantangan yang berbeda bakal dihadapi dari zaman ke zaman. Oleh karena itu, kader Fatayat perlu hadir dalam menjawab tantangan perubahan tersebut, terutama pada saat ini.

“Saat ini, kita menghadapi tantangan di masa pandemi Covid-19 dan tantangan kecanggihan teknologi. Kader Fatayat diharuskan mampu menciptakan solusi untuk kemaslahatan,” ujarnya

Lebih lanjut, Margaret mengatakan, program kerja juga perlu untuk membangun sinergi dengan berbagai stakeholder terkait, bersinergi dengan program pemerintah di wilayahnya masing-masing, serta menjaga komunikasi dan arahan dari PWNU.

Dibuka oleh Kakanwil Kemenag provinsi Bengkulu Zahdi Taher, pelantikan turut dihadiri oleh Kakan Kesbang Pol Hj Oslita, Sekretaris PWNU Bengkulu Zubaedi, Ketua Pergunu dan Banom NU lainnya, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Zainal serta Suimi Fales, Ketua SMSI Wibowo Susilo dan tamu undangan.


Pewarta: Arfan Effendi


Editor:

Banten Raya Terbaru