• logo nu online
Home Nasional Banten Raya Warta Keislaman Tokoh Khutbah Sejarah Opini Pesantren NU Preneur Ramadhan 2023
Sabtu, 20 April 2024

Banten Raya

Siap Bentuk Satgas GKMNU di 29 Kecamatan dan 326 Desa di Kabupaten Serang

Siap Bentuk Satgas GKMNU di 29 Kecamatan dan 326 Desa di Kabupaten Serang
Ketua PCNU Kabupaten Serang H Muhammad Robi UZT. (Foto: ist)
Ketua PCNU Kabupaten Serang H Muhammad Robi UZT. (Foto: ist)

Tangerang Selatan, NU Online Banten

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Serang  H Muhammad Robi UZT mengatakan, pondasi NU, negara, agama, dan masyarakat, itu ada di keluarga. ’’Keluarga kita maju, semuanya pasti maju. Sebaliknya, keluarga kita terbelakang, maka semuanya juga ikut tertinggal,’’ ujar pengasuh Ponpes Moderat At-Thohiriyah Pelamunan, Kabupaten Serang, Banten, itu saat mengisi Peringatan Milad Fatimah Azzahra yang digelar Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Baros di Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Baros, Kabupaten Serang, Banten, Kamis (30/11/2023).

 


Oleh karena itu, lanjut Gus Robi—sapaan akrabnya—mengingatkan sekaligus mengajak para hadirin, khususnya Fatayat NU Baros, kembali ke keluarga. ’’Ciptakan surga di keluarga kita, menjemput sabda Nabi Muhammad saw. "Baiti jannati,’’ rumahku itulah surgaku!,’’ tegasnya kepada NU Online Banten via aplikasi perpesanan.



Apa yang disampaikan, lanjut pria yang pernah menimba ilmu di Yaman itu sekaligus sosialisasi Satuan Tugas (Satgas) Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU). Lebih lanjut pria yang saat ini mengambil S3 di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten itu menambahkan, lantas, bagaimana menjemput sabda Rasulullah tersebut?

 

’’Adalah melalui GKMNU ini. NU akan mewujudkannya dengan enam dimensi. Menghadirkan keluarga NU melalui relasi maslahat, keluarga Sejahtera, keluarga sehat, keluarga terdidik, keluarga moderat, dan keluarga cinta alam,’’ jelas pria yang menyelesaikan S2 di Malaysia itu.



Di Kabupaten Serang, imbuhnya, dalam waktu dekat, Satgas GKMNU Kabupaten Serang akan membentuk satgas di 29 titik kecamatan dan 326 desa se-Kabupaten Serang melalui MWC dan Ranting NU serta  PAC Badan Otonom (Banom) NU.

 


’’Perlu diketahui, Satgas GKMNU ini gabungan dari unsur struktural NU, Ansor, Muslimat, Fatayat, IPNU, IPPNU, dan tokoh masyarakat setempat. Saya mengharapkan kepada pengurus MWCNU & Ranting NU agar dari sekarang bersiap-siap bersinergi dengan Banom NU yang ada, agar membentuk Satgas GKMNU di kecamatan dan desa masing-masing,’’ pintanya.

 



Jika ada kecamatan atau desa yang belum terbentuk kepengurusan IPNU atau Muslimat, misalnya, maka, Gus Robi mendorong segera dibentuk dengan baik.’’Ini juga fungsi dahsyat dari GKMNU. GKMNU ini juga akan bermitra dengan pemerintah setempat, Kementerian Agama, sejumlah dinas, dan mitra- strategis lainnya,’’ pungkasnya.



Seperti diberitakan sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Satuan Tugas Nasional GKMNU menggelar sosialisasi GKMNU dan arahan pembentukan satuan tugas GKMNU provinsi dan satuan tugas GKMNU kabupaten/kota di Horison Training Center Universitas Pendidikan Indonesia Serang, Kota Serang, Banten. Kegiatan yang berlangsung dua hari itu dimulai Rabu (29/11/2023) siang.

 


Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan, GKMNU merupakan program penting. Ini merupakan kegiatan kemitraan yang strategis antara PBNU dan Kementerian Agama (Kemenag).’’Program ini paling strategis, karena sampai bawah, menembus akar rumput, dan berdampak jangka panjang,’’ ujarnya saat sosialisasi GKMNU di Horison Training Center Universitas Pendidikan Indonesia Serang, Kota Serang, Banten, Rabu (29/11/2023) siang. (M Izzul Mutho/C1-KAS)


Banten Raya Terbaru