• logo nu online
Home Nasional Banten Raya Warta Keislaman Tokoh Khutbah Sejarah Opini Pesantren NU Preneur Ramadhan 2023
Jumat, 31 Mei 2024

Nasional

Pemerintah Putuskan 1 Syawal 1445 H Jatuh 10 April 2024, Berikut Ikhbar PBNU

Pemerintah Putuskan 1 Syawal 1445 H Jatuh 10 April 2024, Berikut Ikhbar PBNU
Ilustrasi PBNU. (Foto: NUO/Suwitno)
Ilustrasi PBNU. (Foto: NUO/Suwitno)

Tangerang Selatan, NU Online Banten

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Falakiyah mengikhbarkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 H jatuh pada Rabu Pahing (10/4/2024). Ikhbar ini didasarkan atas hasil rukyatul hilal yang dilakukan pada Selasa (9/4/2024) petang di sejumlah tempat.



Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zulfa Mustofa mengatakan, dalam rangka penentuan awal Syawal 1443 H, Tim Rukyatul Hilal PBNU yang berada di bawah koordinasi Lembaga Falakiyah PBNU pada Selasa, 29 Ramadhan 1445 H (9/4/2024), telah melakukan rukyatul hilal bil fi’li di sejumlah lokasi yang telah ditentukan.



Dari pemantauan tersebut, dilaporkan telah berhasil melihat hilal dengan tinggi sesuai kriteria Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) sehingga umur Ramadhan 1445 H adalah 29 hari. “Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mengikhbarkan kepada warga Nahdlatul Ulama sesuai dengan Al-Qur’an dan hadits dan pandangan al–madzahibul arbaah, setelah hilal terlihat, maka Rabu Pahing besok tanggal 10 April 2024 M adalah 1 Syawal 1445 H,” kata Kiai Zulfa melalui telewicara yang tersambung dengan jajaran PBNU dan LF PBNU di lantai 3 Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Rabu (10/4/2024) seperti dilansir NU Online.



Kepada umat Islam, khususnya warga NU, Kiai Zulfa mengucapkan Selamat Idul Fitri 1445 H/2024 M. Dia juga mengajak kepada seluruh Muslim untuk senantiasa menjalin silaturahim. “Semoga Allah menerima amal ibadah kita di Bulan Suci Ramadhan dan semoga Allah swt meningkatkan ketakwaan kita sesudah melaksanakan ibadah Bulan Suci Ramadhan. Nahdlatul Ulama mengucapkan secara khusus terima kasih kepada LF Nahdlatul Ulama di seluruh Indonesia yang telah bekerja keras melakukan pemantauan hilal,” imbuhnya.



Sebagai informasi, data falakiyah tanggal 29 Ramadhan 1445 H atau 9 April 2024 berdasarkan markaz Kantor PBNU Jalan Kramat Raya 164, Jakarta koordinat 6º 11’ 25” LS 106º 50’ 50” BT menunjukkan ketinggian hilal berada pada 6 derajat 2 menit 28 detik dan elongasi 9 derajat 48 menit 11 detik. Adapun waktu hilal di atas ufuk berlangsung selama 28 menit 11 detik, sedangkan ijtimak terjadi pada Selasa Legi, 9 April 2024 pada pukul 01:22:49 WIB.



Sedangkan letak matahari terbenam pada 7 derajat 48 menit 3 detik utara titik barat, sedangkan letak hilal pada 13 derajat 35 menit 11 detik utara titik barat. Kedudukan hilal sendiri berada pada 5 derajat 47 menit 8 detik utara matahari dalam keadaan miring ke utara. Berdasarkan hisab yang sama, maka diketahui parameter hilal terkecil terjadi di Kota Merauke, Papua Selatan yakni sebesar dengan tinggi +4 derajat 52 menit dengan elongasi 8 derajat 30 menit dan lama hilal di atas ufuk 23 menit 19 detik. Sementara parameter hilal terbesar terjadi di Lhoknga, Aceh dengan tinggi +7 derajat 28 detik, elongasi 10 derajat 19 menit, dan lama hilal di atas ufuk 32 menit 46 detik.



Kepastian 1 Syawal 1445 H juga diumumkan oleh pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag).’’Berdasarkan hisab posisi hilal wilayah Indonesia yang sudah masuk kriteria MABIMS serta adanya laporan hilal yang terlihat disepakati bahwa 1 Syawal 1445 H jatuh pada Rabu, 10 April 2024 M," ujar Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas saat konferensi pers keputusan sidang isbat yang digelar di Jakarta, Selasa (9/4/2024).


Dari Gedung Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta, yang juga disiarkan daring melalui YouTube Kemenag itu, Gus Yaqut—sapaan akrab Yaqut Cholil Qoumas melanjutkan, ijtimak terjadi pada waktu pemantauan hilal yakni Selasa, 29 Ramadan 1445 H (9/4/2024) M tepatnya sekitar pukul 01.20.47 WIB. Saat matahari terbenam, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia sudah berada di atas ufuk antara 4° 52' 43" sampai dengan 7° 37' 50" dan sudut elongasi antara 8° 23' 41" sampai 10° 12' 56"



Terkait hasil hisab tersebut, posisi hilal awal Syawal di seluruh Indonesia sudah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS dengan tinggi hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat. Selain itu, Kemenag melakukan pemantauan hilal di 120 titik di seluruh provinsi Indonesia. Hasil pemantauan hilal dijadikan rujukan sebagai konfirmasi dari hasil hisab posisi hilal dalam penentuan awal bulan Hijriah.



Seperti diberitakan, Tim Rukyatul Hilal yang dikomandoi Lembaga Falakiyah (LF) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil melihat hilal 1 Syawal 1445 Hijriah dari Rooftop Lantai 14, Menara Masjid Al I’tishom, Kompleks Pemerintah Kota Tangsel, Selasa (9/4/2024).’’Hasilnya, alhamdulillah LF PCNU Tangerang Selatan dapat melihat hilal. Yang melihat hilal Mohamad Ramdhany, ketua Lembaga Falakiyah PCNU Tangsel,’’ ujar Ketua Lembaga Falakiyah PCNU Tangerang Selatan Mohamad Ramdhany dihubungi NUOB, Selasa (9/4/2024) petang.



Dia menjelaskan, durasi melihat hilal tidak berlangsung lama. Sekitar di bawah 1 menit karena menggunakan mata telanjang.’’Insyaallah besok (Rabu, 10 April 2024) Lebaran, tapi tetap menunggu hasil sidang isbat yang dilakukan oleh pemerintah,’’ imbuhnya.

 


Sedangkan Ketua PCNU Tangsel H Abdullah Mas’ud yang ikut membersamai kegiatan tersebut mengatakan, tim yang digawangi Lembaga Falakiyah PCNU Tangsel kembali melakukan rukyatul hilal yang kedua di Lantai 14 Menara Masjid Al-I’tishom. Sebelumnya pada akhir Sya’ban lalu.’’Beberapa anggota tim yang ditugaskan ada yang berhasil melihat hilal meski dalam waktu tidak terlalu lama. Cepat sekali. Ini saya kira sejarah rukyatul hilal di PCNU Tangsel, pertama tim dapat melihat hilal di Tangsel. Mudah-mudahan menjadi kontribusi Tangsel untuk bersama-sama berperan melakukan upaya penentuan 1 Syawal 1445 H,’’ terangnya seperti dalam rekaman yang diterima NUOB.



Dia juga tak lupa menyampaikan atas nama PCNU Tangsel mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.’’Mohon maaf lahir batin,’’ pinta suami dari Ketua Pimpinan Pusat Fatayat NU Margaret Aliyatul Maimunah itu.

 


Dalam kesempatan itu, Ramdhany juga menjelaskan, ada 20 orang yang kali ini mengikuti kegiatan rukyatul hilal bersama LF PCNU Tangsel. Selain dari PCNU Tangsel dan PF PCNU Tangsel, dari Lembaga Dakwah PCNU Tangsel, Lembaga Bahtsul Masail PCNU Tangsel, Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh PCNU Tangsel, perwakilan DKM Masjid Al I’tishom, dan beberapa jamaah.’’Sekali lagi LF PCNU Tangerang Selatan mencetak sejarah dapat melihat hilal 1 Syawal 1445 H. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H. Mohon maaf lahir dan batin,’’ ungkapnya. (Nuriel SI, M Izzul M)


Nasional Terbaru